Pelni Ternate: Tak Ada Peningkatan Signifikan Jumlah Penumpang Jelang Nataru
Peningkatan jumlah penumpang kapal Pelni di Ternate, Maluku Utara belum terlihat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Peningkatan jumlah penumpang kapal Pelni di Ternate, Maluku Utara secara signifikan belum terlihat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Belum ada pergerakan jumlah penumpang dan kendaraan yang signifikan, jika dibandingkan pada periode sebelumnya," ujar Kepala PT Pelni Cabang Ternate, M Lutfi Israr Sutan, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (21/12/2024).
Meski demikian, Lutfi mengungkapkan, untuk tujuan Ternate-ambon, Ternate-Bitung, dan Ternate-Papua untuk arus balik dipredikasi akan mengalami lonjakan penumpang.
Baca juga: Ketua GMNI Halmahera Timur Serukan Jaga Kerukunaan saat Perayaan Nataru
"Lonjakan Tahun ini naik 5 sampai 10 persen. Kalau untuk Ternate-Ambon, mobilisasi masyarakat itu cukup tinggi walaupun bukan hari (Nataru). Kebanyakan itu kapal KM Dorolonda," tambahnya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan, saat inu kapal yang melayani rute Ambon ialah KM. Tatamailau, KM. Sangiang, dan KM. Dorolonda.
"Nanti kalau bulan Januari diganti dengan KM. Ngapulu. Sekitar anggal 2 januari dari sini dan itu kayaknya ada peningkatan, cuma tidak terlalu signifikan masih sesuai dispensasi yang diberikan," sebutnya.
Kemudian, lanjut dia, harga tiket kapal saat ini masih sama, dan belum ada rencana perubahan.
Baca juga: Bukan Ternate, Ini Daerah di Maluku Utara dengan Jumlah Kejahatan Terbanyak Dilaporkan ke Polisi
Lutfi mengimbau, agar para penumpang membeli tiket menggunakan aplikasi mobile, dan waspada dengan penipuan.
"Beli lah tiket online yang resmi, tidak usah terpengaruh dengan tawaran - tawaran di Facebook dari Wa dan lainnya," tandas Lutfi. (*)
Pemkot Tidore Jadwalkan Gelar Pasar Murah untuk 5 Kecamatan |
![]() |
---|
Kadis Kesehatan Taliabu Minta Warga Waspada, Ada Jalan Nyaris Ambruk Menuju RSUD Bobong |
![]() |
---|
RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara: Organ Pasien Amputasi Harus Dikubur Bukan Dibuang |
![]() |
---|
Harga Ikan di Halmahera Selatan Turun Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Mengeluh |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.