Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Timnas Indonesia

Kisah Pahit Patrick Kluivert saat Latih Klub Turki: Pengganti Shin Tae-yong Berbulan-bulan Ga Digaji

Calon pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengalami pengalaman pahit saat menjadi pelatih.

Editor: Ifa Nabila
Bolasport
Calon pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengalami pengalaman pahit saat menjadi pelatih. 

TRIBUNTERNATE.COM - Calon pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengalami pengalaman pahit saat menjadi pelatih.

Sosok yang digadang-gadang menggantikan Shin Tae-yong itu pernah tidak dibayar saat menjadi pelatih.

Diketahui, Patrick Kluivert diperkirakan akan dikontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi.

Baca juga: Kelakuan Shin Tae-yong Terbongkar, Timnas Indonesia Retak , Pemain Dihukum setelah Lawan China

Baca juga: Apa Prestasi Patrick Kluivert Pangganti Shin Tae-yong, Top Scorer Eropa, Peringkat Ballon dOr

Patrick Kluivert memang dikenal sebagai pemain yang memiliki talenta luar biasa. Sejumlah klub top Eropa mulai dari Ajax Amsterdam, AC Milan, hingga Barcelona pernah dibelanya.

Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol di final Liga Champions kala mengantarkan kemenangan Ajax atas AC Milan 1995.

Mantan striker yang kini berusia 48 tahun itu juga menjadi salah satu top skor sepanjang masa untuk Timnas Belanda berkat 40 gol dari 79 capsnya.

Namun sayangnya, catatan manisnya sebagai pemain itu tak berlanjut ketika ia terjun di dunia kepelatihan.

Sejak memulai karier manajerial pada 2008 setelah pensiun, ia belum pernah meraih trofi dalam kapasitasnya di dunia kepelatihan. 

Capaian terbaiknya ialah mengantarkan Belanda finis di posisi tiga besar Piala Dunia 2014 di mana kala itu ia menjadi assisten Louis van Gaal.

Sebelum dikaitkan dengan pekerjaan melatih Timnas Indonesia, jabatan terakhir Kluivert adalah melatih klub Turki Adana Demirspor.

Pekerjaannya cukup singkat hanya enam bulan dari 1 Juli 2023 hingga 4 Desember 2023 seperti tercatat di laman Transfermarkt.

Selama melatih Adana Demirspor, rupanya ada kisah pahit yang menimpa Patrick Kluivert di mana gajinya tak dibayarkan.

Alasan Patrick Kluivert meninggalkan Adana Demirspor disebut karena pihak manajemen merasa ia kehilangan kendali atas tim. 

Namun, mantan striker Ajax dan FC Barcelona itu mengungkapkan bahwa ia dan stafnya sudah berbulan-bulan tidak menerima gaji, seperti yang ia ceritakan kepada media Belanda, Voetbalprimeur pada Mei 2024 lalu.

Kluivert menemani 20 laga Adana Demirspor dan mencatatkan delapan kemenangan, enam kali hasil imbang dan enam kali kalah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved