Malut United
Liga 1: Manajemen Malut United Ungkap Kepergian Jorge Correa: Dia yang Minta
Setiba di Kota Ternate, Maluku Utara, Jorge Correa justru meminta kepada pelatih kepala agar tidak melanjutkan kontraknya di Malut United
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gelandang serang Malut United Jorge Correa memutuskan hengkang menjelang penutupan jendela transfer paruh musim Liga 1 2024-2025.
Walhasil, manajemen Malut United bergerak cepat menutup slot pemain asing yang ditinggalkan Jorge Correa.
Kini slot tersebut sudah terisi, pemain itu adalah Wagner Augusto Guimaraes dos Santos atau akrab disapa Dida.
Kiper berusia 26 tahun itu dipinjam dari Madura United hingga akhir kompetisi Liga 1 2024-2025.
Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1 Usai Malut United Takluk 1-0 dari Madura United
Di lain sisi, kepergian Jorge Correa yang mendadak membuat tanda tanya besar dibenam para pendukung.
Kepergiannya pun dikaitkan dengan keputusan/permintaan sang juru taktik, Imran Nahumarury.
Pasalnya setelah kalah dari Madura United pada laga pekan ke 18 Liga 1 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (10/1/2025) suporter meminta manajemen Malut United melakukan evaluasi terhadap Imran Nahumarury.
Terkait perihal ini, juru bicara (Jubir) Malut United Weshley Hutagalung saat dihubungi TribunTernate.com memberikan klafirikasi.
Dikatakan, Jorge Correa sendirilah yang meminta untuk tidak lagi mengenakan seragam Malut United.
"Jadi begini ceritanya, sewaktu libur setelah selesai paruh pertama kompetisi, Correa dan keluarga diizinkan pulang ke kampung halaman, Argentina.
"Sebelum melawan Madura United, pelatih meminta Correa agar sudah ada di Ternate tanggal 3 Januari 2025 agar bisa melakukan persiapan (latihan dan lain sebagainya).
"Namun, Correa baru tiba di Ternate tanggal 8 Januari 2025, itu H-2 sebelum laga."
"Tim pelatih sulit menyusun persiapan bila pemain datang mendekati hari pertandingan, "ucap Weshley, Senin (13/1/2025).
Setiba di Kota Ternate, Correa justru meminta kepada pelatih kepala agar tidak melanjutkan kontraknya di Malut United.
"Kepada pelatih, Correa mengatakan tidak lagi ingin melanjutkan kontrak bersama klub untuk sisa paruh musim ini."
"Dia pun tidak memberi tahu alasannya, kami menghargai keputusannya. Karena itu, manajemen langsung mencari pengganti untuk mengisi slot pemain asing."
"Jadi, saya luruskan ya, hengkangnya Correa tidak ada hubungannya dengan siapa atau apapun itu."
"Dia pergi murni karena keinginan sendiri, dan manajemen menghargai keputusan itu," tutur Weshley, sembari meminta dukungan suporter untuk Malut United di sisa laga paruh kedua Liga 1 2024-2025.
Baca juga: 3 Fakta Menarik Kekalahan 1-0 Malut United dari Madura United di Stadion Gelora Kie Raha
"Seperti kata Coach Imran Nahumarury di setiap jumpa pers, suporter adalah pemain ke-12 bagi tim."
"Karena itu, saya berharap dukungan suporter terhadap tim, baik ketika memetik hasil baik atau tidak," kata Weshley.
Dalam sepak bola, selain pemain, roh klub juga dimiliki oleh para suporter yang setia mendampingi tim kesayangannya. (*)
| Data dan Fakta Jelang Laga PSBS Biak vs Malut United: Wajib Bangkit, Ciro Alves Cs Bawa Misi 3 Poin |
|
|---|
| PSBS Biak vs Malut United: Tanpa Gustavo Franca, Laskar Kie Raha Tetap Usung Misi 3 Poin |
|
|---|
| Misi Krusial Malut United: Hendri Susilo Targetkan Sapu Bersih Poin di Sisa Laga Super League |
|
|---|
| Kiper Malut United Alan Bernardon Gantung Sarung Tangan Hingga Akhir Musim |
|
|---|
| Hendri Susilo Berambisi Bawa Malut United ke Panggung Internasional-AFC: Nothing Is Impossible |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Aksi-Jorge-Correa-pada-laga-Malut-United-vs-Persija-Jakarta.jpg)