Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Nilai Ekspor Impor Maluku Utara per Januari 2025 Turun, Volume Naik

Kinerja ekspor impor Provinsi Maluku Utara per Janauri 2025 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Desember 2024

sumber : Meta AI
KINERJA EKSPOR IMPOR - Nilai ekspor dan impor Provinsi Maluku Utara per Januari 2025 mengalami penurunan dibandingkan Desember 2024, Senin (17/2/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Kinerja ekspor impor Provinsi Maluku Utara per Janauri 2025 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Desember 2024.

Hal tersebut dinyatakan Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, Nurhidayat Maskat di Press Rilis Berita Resmi Statistik melalui kanal Youtube pada Senin (17/2/2025).

Nurhidayat Maskat mengungkapkan, nilai ekspor Provinsi Maluku Utara per Januari 2025 mencapai US$1.076,64 juta atau mengalami penurunan  2,33 persen dari Desember 2024 yang senilai US$1.102,34 juta.

Baca juga: Jumlah Anak Putus Sekolah di Halmahera Selatan Turun, Siti Khodija : Verifikasi Data Masih Berjalan

Meskipun nila ekspor mengalami penurunan, lanjut Nurhidayat, volume ekspor Provinsi Maluku Utara mengalami peningkatan sebesar 1,07 persen.

"Volume ekspor dari 572,12 ribu ton pada Desember 2024 menjadi 578,24 ribu ton per Januari 2025," kata Nurhidayat.

Nurhidayat menuturkan, terdapat tiga golongan barang dengan nilai ekspor tertinggi, yakni Besi dan Baja mencapai US$671.987 juta, Nikel US$356.516 juta, dan Bahan Kimia Organik sebanyak US$41.067 juta.

"Negara tujuan ekspor tertinggi di Tiongkok nilainya US$1.028 juta, India US$27.636 juta, dan Jepang US$12.554," ungkap Nurhidayat.

Tak berbeda dengan perkembangan ekspor, Nurhidayat menuturkan, nilai impor Provinsi Maluku Utara per Januari 2025 juga mengalami penurunan 39,24 persen, jika dibandingkan Desember 2024.

"Impor Januari 2025 senilai US$230.04 juta sementara Desember 2024 sebesar US$378,59 juta," ujarnya.

Ia menjelaskan, Impor per Januari 2025 ini, berasal dari Tiongkok, Uni Emirat Arab, Jepang, Saudi Arabia,Vietnam, Kuwait, Qatar, Filipina dan Malaysia.

"Tiongkok urutan pertama negara asal dengan nilai impor tertinggi yakni US$148,73 juta," tuturnya.

Baca juga: Raker Kementerian ATR/BPN dengan Komisi II DPR RI, Efisiensi Anggaran 2025 Deal Rp 4,4 Triliun

Sementara, volume impor Maluku Utara pada Janauri 2025 sebesar 672,16 ribu ton, atau turun 11,23 persen dibanding Desember 2024 sebesar 757,17 ribu ton.

"Provinsi Maluku Utara mengimpor 42 golongan barang dengan nilai impor terbesar pada golongan Garam, Belerang, Kapur senilai US$59,26 juta," tandasnya.

Dengan kinerja ekpor impor yang mengalami penurunan, maka neraca perdagangan Maluku Utara per Januari 2025 tercatat surplus senilai US$846,60 juta. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved