Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Malut United

Bersama Malut United, Imran Nahumarury Sabet Pelatih Terbaik Liga 1 Edisi Maret 2025

Imran Nahumarury juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik pekan ke 28 Liga 1 usai mempersembahkan kemenangan 3-1 atas Persis Solo

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Dok Imran Nahumarury
KOMPETISI: Pelatih Malut United Imran Nahumarury. Pria asal Tulehu, Ambon, Maluku ini sukses menyabet gelar pelatih terbaik Liga 1 edisi Maret 2025 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Bersama Malut United, Imran Nahumarury sabet pelatih terbaik Liga 1 2024-2025 edisi Maret 2025.

Rilis

Keberhasilan membawa Malut United naik ke papan atas membuat coach Imran Nahumarury terpilih sebagai pelatih terbaik Liga 1 2024-2025 edisi Maret 2025.

Juru taktik berusia 46 tahun itu sekaligus dinobatkan sebagai pelatih terbaik pekan ke 28, usai mempersembahkan kemenangan 3-1 atas Persis Solo pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (12/4/2025).

Total, sudah 3 penghargaan mingguan diraih setelah sebelumnya Imran juga menjadi pelatih terbaik BRI Liga 1 pekan ke 12 dan 16.

Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1 Usai Malut United Ditahan Imbang 1-1 PSBS Biak di Gelora Kie Raha

"Terima kasih Liga 1 atas penghargaannya. Semua ini berkat kerja keras tim, pelatih dan pemain."

"Penghargaan ini menjadi motivasi saya agar lebih baik lagi."

"Saya persembahkan penghargaan ini untuk pemain, pelatih serta seluruh bagian tim yang selama ini telah mendukung, "kata Imran.

Setelah sukses mengantarkan Malut United promosi ke Liga 1, Imran terus membawa Malut United ke posisi yang lebih baik di kompetisi teratas Indonesia.

Kendati berstatus sebagai tim yang belum genap berusia 2 tahun, Laskar Kie Raha mampu bersaing di papan atas.

Di pekan ke 29, Malut United berada di urutan 5 klasemen sementara dengan 47 poin. Hasil dari 12 kemenangan, 11 imbang dan 6 kekalahan.

Bersama Imran, Laskar Kie Raha menorehkan catatan istimewa dengan meraih 7 kemenangan dan 4 imbang dalam 11 laga terakhir sejak menelan kekalahan 0-1 dari Madura United pada (10/1/2025).

Imran sebagai satu-satunya pelatih kepala lokal tersisa di Liga 1 musim ini mengungkapkan, penghargaan yang ia raih menjadi bukti bahwa juru taktik dalam negeri pun bisa bersaing di kasta tertinggi. 

"Saya ingin mengatakan bahwa pelatih lokal itu bisa bersaing dengan pelatih asing di Liga 1, asalkan kami mau dan memiliki etos kerja yang bagus dan didukung oleh manajemen, "tutur Imran.

Walau begitu, Imran belum puas. Pelatih kelahiran Ambon, 12 November 1978, ini bersyukur bisa berada di dalam keluarga Malut United sehingga membuatnya termotivasi untuk terus berkembang.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved