Pemkab Halmahera Selatan
DPRD Halmahera Selatan Kaget Progres Proyek RSP Pulau Makian Baru 27,3 Persen
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, anggaran proyek tahap II RSP Pulau Makian sebesar Rp 18,8 miliar
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Anggota Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara Yoner Muneri mengaku kaget atas progres proyek tahap II pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Pulau Makian yang baru mencapai 27,3 persen.
Politisi PSI itu mengatakan mengetahui progres proyek tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan pada Rabu (23/4/2025).
Ia juga mengungkapkan pihaknya bakal turun meninjau langsung lokasi proyek tersebut. Peninjauan dijadwalkan pada awal Mei.
"Kita kaget juga, kalau progresnya baru 27,3 persen. Padahal pekerjaannya dimulai pada perubahan anggaran 2024 lalu, "kata Yoner, Jumat (24/4/2025).
Baca juga: Liga 1: Dewa United Hadapi Malut United Tanpa Alex Martins, Berikut DSP Kedua Kesebelasan
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Yoner menyebut anggaran proyek tahap II RSP Pulau Makian sebesar Rp 18,8 miliar.
Uang belasan miliar itu merupakan sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023, yang telah ditransfer pemerintan pusat ke kas daerah.
"Kan proyek ini tahap pertama itu mangkrak, jadi sisa dananya digunakan untuk lanjutan proyek di tahun 2024," ungkapnya.
Baca juga: Ternyata Malah Baim Wong yang Izinkan Niko Surya Tinggal di Rumahnya: Jadi Penengah Paula Verhoeven
Untuk proyek tahap I RSP Pulau Makian, pergressnya tercatat 25 persen. Pekerjaan di tahap I ini, sempat mangkrak dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak Rp1 miliar lebih.
Yoner berharap, pihak rekanan pada proyek tahap II RSP Pulau Makian, betul-betul serius agar dapat diselesaikan. Di samping itu, Dinas Kedehatan juga harus intens mengawasi.
"Kalau progress pekerjaan tahap II 27,3 persen ini di tambah dengan progress pekerjaan tahap I yang 25 persen, itu artinya sudah 50 persen lebih. Jadi kami harap proyek ini bisa selesai, "tandasnya. (*)
| Target Retribusi PBG Halmahera Selatan 2026 Tetap Rp 8 Miliar |
|
|---|
| Gaji PPPK Paruh Waktu Halmahera Selatan Dialokasikan Melalui Dana Tanggap Darurat |
|
|---|
| Alasan Kadis PUPR Halmahera Selatan Tolak Usulan Putus Kontrak Proyek Pelabuhan Semut |
|
|---|
| Tinta dan Blanko KTP Habis, Wakil Bupati Halsel Soroti Kinerja Kadis Dukcapil |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan dan FKUB Gelar Deklarasi Damai, Berikut 5 Poin yang Disepakati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Renovasi-kantor-DPRD-Halmahera-Selatan.jpg)