Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

10 Contoh Puisi Hari Kebangkitan Nasional, Cocok untuk Peringati Harkitnas 2025

Berikut ini adalah 10 contoh puisi bertema Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas.

Editor: Ifa Nabila
Dok : Humas Kemenag Malut
PUISI HARKITNAS - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas 2025, Jumat (2/5/2025). Berikut ini adalah 10 contoh puisi bertema Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut ini adalah 10 contoh puisi bertema Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas.

Puisi-puisi ini cocok untuk memperingati Harkitnas yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2025.

Adapun tahun ini adalah peringatan Harkitnas ke-117.

Baca juga: Download PDF Teks Doa Hari Kebangkitan Nasional 2025 Komdigi, Dibacakan saat Upacara Harkitnas

Baca juga: 5 Contoh Pidato Amanat Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Harkitnas Diperingati 20 Mei 2025

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Berikut Tribunnews rangkum kumpulan puisi bertema Harkitnas 2025.

Kumpulan Puisi Bertema Hari Kebangkitan Nasional 2025

1. Kebangkitan yang Tak Pernah Padam

Di balik bayang penjajahan yang kelam,
Bangkit suara rakyat, nyaring dan tajam.
Budi Utomo jadi cahaya awal,
Membakar jiwa, melawan segala sekat sosial.

Bukan sekadar tanggal di kalender,
Namun nyala semangat yang tak luntur.
Darah muda, penuh cita dan asa,
Menyulam harapan di tengah derita bangsa.

Kini tugas kita meneruskan bara,
Membakar malas, lawan putus asa.
Karena kebangkitan bukan sekali,
Ia hidup dalam hati, terus menari.

2. Seruan dari Masa Silam

Dari ruang kelas tua di zaman kolonial,
Terbit kesadaran akan harga diri nasional.
Anak-anak muda menulis sejarah,
Bukan dengan tinta, tapi dengan darah dan marwah.

Mereka bangkit bukan karena dipaksa,
Tapi karena cinta yang murni pada bangsa.
Kini kita mewarisi semangat itu,
Bukan untuk diam, tapi terus melaju.

3. Indonesia, Engkau Terbangun

Indonesia, engkau terbangun dari tidur panjang,
Ketika anak-anakmu bersatu dalam langkah gemilang.
Tak lagi terpecah oleh ras atau kasta,
Namun bersatu dalam semangat merdeka.

Kebangkitanmu adalah panggilan,
Untuk generasi yang ingin perubahan.
Tak hanya mengenang masa lalu,
Tapi mencipta masa depan yang baru.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved