Pembangunan 2 Menara Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Masih Abu-abu
"Berdasarkan kajian teknis, 2 menara alami gagal konstruksi, "kata seorang Wakil Ketua Badan Takmir Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Rustam Hamja
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pembangunan 2 menara Masjid Raya Al-Munawwar Ternate, Maluku Utara masih abu-abu.
Pasalnya sejak 2016 pasca roboh sampai saat ini (2025) belum ada titik terang kapan diperbaiki.
Sementara anggaran perbaikan 2 menara tersebut melekat di APBD Provinsi Maluku Utara dibawah Dinas PUPR.
Ketidakjelasan ini memicu protes dari Yayasan Masjid Raya Al-Munawwar Ternate.
Baca juga: Ketua DPRD Morotai Temui Pemprov Maluku Utara: Sinkronisasi RPJMD Jadi Fokus Strategis
Diketahui, nilai proyek perbaikan 2 menara tercatat sebesar Rp3,875 miliar.
Dengan PT Mitra Indah Pratama sebagai kontraktor pelaksana, dan CV Arcieplan sebagai konsultan pengawas.
Konsultan pengawas diketuai Abdu Ammri dengan nilai kontrak pengawasan Rp 125 juta.
Namun dalam pelaksanaannya, proyek ini mengalami kegagalan konstruksi.
Dua dari empat menara yang dibangun di atas laut roboh, dan hingga kini tidak ada langkah perbaikan dari Dinas PUPR.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan dari masyarakat dan pengurus masjid.
Salah satu Wakil Ketua Badan Takmir Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Rustam Hamja menyampaikan.
Bahwa hasil kajian dari tim teknis Unhas Makassar menemukan adanya kemiringan pada menara utara, serta kerusakan struktur pada menara selatan.
"Dari 2016 sampai 2025 proyek ini terbengkalai. Berdasarkan kajian teknis, 2 menara alami gagal konstruksi, "katanya, Rabu (28/5/2025).
Alm Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba pernah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek ini.
Namun setelah wafat, kelanjutan pembangunan kembali tertunda.
| Bupati Halteng Lantik Pejabat Eselon II dan III: Upaya Penyegaran Birokrasi dan Peningkatan Layanan |
|
|---|
| Wakapolda Maluku Utara Dorong Kelengkapan Administrasi dan Kesejahteraan Suku Togutil |
|
|---|
| Jabat Kasat Reskrim Polres Hakmahera Selatan, Iptu Wahyu Dorong Profesionalisme Penyidik |
|
|---|
| Dikebut Dua Tahun, Jalan Payahe–Dahepodo Tidore Ditargetkan Mulus 2027 |
|
|---|
| Karena Anggaran Terbatas, Pemkab Halmahera Selatan Tiadakan Festival Saruma 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Fondasi-menara-Masjid-Raya-Al-Munawwar-Ternate.jpg)