Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Utara

Bupati Halmahera Utara: Lahan dan Fasilitas Siap, Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini

Proses pembebasan lahan sudah kami lakukan, termasuk pembayaran kepada pemilik tanah, "ungkap Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
PROGRAM: Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua (kanan) saat berbicara dengan Plt Kadinsos Maluku Utara Zen Kasim (kiri) terkait persiapan sekolah rakyat, Kamis (19/6/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, TOBELO - Pemkab Halmahera Utara, Maluku Utara di bawah kepemimpinan Piet Hein Babua menyatakan kesiapannya dalam membangun dan membuka Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025-2026.

Dalam pernyataannya, Piet mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan lahan seluas lebih dari 5 hektar yang berlokasi di Desa Patang, Kecamatan Kao.

"Kami sudah siap. Proses pembebasan lahan sudah kami lakukan, termasuk pembayaran kepada pemilik tanah."

"Saat ini tinggal menunggu proses pengalihan nama kepemilikan ke pemerintah daerah, "ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Baca juga: Lagi, Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Minggu Pagi

Untuk tahap awal, pemerintah daerah akan membuka dua rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 25 siswa.

PROGRAM: Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua (kanan) saat berbicara dengan Plt Kadinsos Maluku Utara Zen Kasim (kiri) terkait persiapan sekolah rakyat, Kamis (19/6/2025)
PROGRAM: Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua (kanan) saat berbicara dengan Plt Kadinsos Maluku Utara Zen Kasim (kiri) terkait persiapan sekolah rakyat, Kamis (19/6/2025) (Tribunternate.com/Sansul Sardi)

Sehingga total 50 siswa akan menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat Halmahera Utara.

Sambil menunggu pembangunan fisik gedung sekolah selesai, proses belajar mengajar akan sementara ditempatkan di Rumah Sejahtera yang akan direhabilitasi oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

"Kami akan tempatkan siswa di Rumah Sejahtera yang saat ini sedang digunakan, dan akan kami rehab."

"Anak-anak yang masih berada di kawasan pesisir Suha akan kami relokasi sementara ke salah satu penginapan, yang letaknya berseberangan langsung dengan Rumah Sejahtera, "jelas Piet Hein Babua.

Baca juga: Cerita Haru Tiga IRT yang Dapat Kemudahan Usaha dari Bupati-Wabup Halmahera Utara

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lintas SKPD segera dilakukan untuk memastikan proses relokasi dan rehabilitasi fasilitas berjalan lancar sebelum tahun ajaran baru dimulai.

"Hari ini, sepulang dari agenda luar, saya akan langsung memimpin rapat koordinasi dengan SKPD untuk mempercepat pemindahan anak-anak dari pesisir ke lokasi sementara, agar persiapan menyambut tahun ajaran baru berjalan sesuai rencana," "janjinya.

Sebagai informasi, pemerintah daerah telah menyelesaikan proses seleksi dan menetapkan 50 siswa yang akan menjadi peserta didik angkatan pertama Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025–2026. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved