Selasa, 12 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Selain Bansos, Dinas Pertanian Maluku Utara Fokus Petani Produktif

Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Anwar Husen, menegaskan bahwa pengembangan pertanian harus diarahkan kepada petani yang serius

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/Sansul Sardi
PROGRAM - Plt Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Anwar Husen, paparkan program tahun 2025, Kamis (10/7/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Anwar Husen, menegaskan bahwa pengembangan pertanian harus diarahkan kepada petani yang serius dan siap menjalankan usaha tani secara profesional.

Menurutnya, keberhasilan usaha tani bukan hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga kesiapan pasar, komitmen petani, dan dukungan teknis yang memadai.

"Masalah paling dasar dari usaha tani adalah soal pasar. Ketika pasar tersedia, petani tidak lagi perlu khawatir menjual hasilnya. Dan kami, dari Dinas Pertanian, sangat berkewajiban untuk berkoordinasi dengan kabupaten/kota dalam memastikan semua sentra produksi bisa mengakses pasar," kata Anwar di Sofifi, Kamis (10/7/2025).

Baca juga: Alasan Noni Madueke Lebih Memilih Arsenal, Ternyata gara-gara Tingkah Chelsea di Bursa Transfer

Ia menyebut bahwa beberapa daerah seperti Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, dan Kota Tidore menjadi fokus pengembangan hortikultura.

Namun, prioritas akan diberikan kepada petani yang menunjukkan keseriusan dalam mengelola lahannya.

"Banyak yang mengajukan bantuan, tapi tidak jelas rencana tanamnya. Saya lebih memilih petani yang serius, yang benar-benar mau bekerja, dibanding hanya karena melihat ada program lalu asal minta," tegasnya.

Anwar menuturkan, pengalamannya saat membantu petani muda di Morotai dengan mendatangkan petani-petani dari Jawa sebagai contoh nyata.

"Dulu orang lokal ragu, tapi setelah lihat langsung bagaimana cabai bisa menghasilkan uang, mereka mulai percaya diri. Harga cabai hari ini saja bisa tembus Rp120 ribu per kilogram, lebih mahal dari cengkeh atau pala," jelasnya.

Menurut Anwar, pendampingan intensif, penyediaan bibit unggul, dan ketersediaan air adalah tiga komponen vital yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dasar seperti sumur dan irigasi untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan.

Tahun ini, Dinas Pertanian Maluku Utara menargetkan pengembangan hortikultura pada lahan seluas lebih dari 200 hektare berdasarkan data Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL).

Sementara untuk komoditas padi sawah, ditargetkan seluas 1.500 hektare dengan paket lengkap, meliputi benih, pupuk, pestisida, dan irigasi.

Untuk komoditas bawang merah, dialokasikan anggaran sekitar Rp500 juta, dengan prioritas pada petani yang benar-benar memenuhi syarat. Anwar mengingatkan agar tidak ada manipulasi dalam laporan luasan lahan.

"Kadang dilaporkan 1 hektare, padahal di lapangan sudah bercampur dengan kelapa, sagu, atau pisang. Ini yang harus kita hindari agar bantuan tidak sia-sia," ucapnya.

Anwar menegaskan bahwa Dinas Pertanian bukan lembaga sosial yang memberi bantuan cuma-cuma.

Baca juga: Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Brigjen TNI Purn Noch Mallisa Kunjungi RSUD Chasan Boesoirie

"Kami bukan Dinas Sosial. Tugas kami adalah meningkatkan produksi pertanian, bukan memelihara fakir miskin. Kita harus fokus pada produktivitas dan pertanian modern. Semua berbasis mekanisasi, bahkan digitalisasi," tandasnya.

Ia berharap, pola pikir petani bisa berubah, dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku utama dalam pengembangan pertanian berbasis teknologi dan pasar.

“Jika kita terus melihat pertanian dari sudut pandang tradisional, kita tidak akan pernah maju. Kita butuh inovasi, semangat, dan integritas untuk benar-benar membawa Maluku Utara sebagai provinsi yang kuat di sektor pertanian,” tandas Anwar. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved