Siapapun Itu, Stop Main Layang-layang di Jalan, Kapolres Ternate: Sudah Makan Korban
"Bermain layang-layang memang menyenangkan, tetapi keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas, "kata Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Dua insiden melibatkan layang-layang terjadi di Kota Ternate, Maluku Utara Rabu (23/7/2025) lalu.
Seorang pengendara alami luka sobek di wajah akibat tersangkut benang di jalan depan Pandara Kananga.
Sementara seorang anak tertabrak kendaraan saat mengejar layang-layang di jalan raya di Kelurahan Salahudin.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas bermain layang-layang, terutama di jalan umum.
Baca juga: Tujuan RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Kerja Sama dengan RS dr Suyoto Jakarta
Menurut Kapolres, bermain layang-layang seharusnya dilakukan di area yang aman.
Seperti lapangan terbuka atau taman, bukan di lingkungan padat penduduk maupun dekat jaringan listrik.
"Bermain layang-layang memang menyenangkan, tetapi keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas."
"Bermain di jalan umum atau dekat jaringan listrik bisa menimbulkan kecelakaan, sengatan listrik hingga merusak fasilitas, "ujar Kapolres, Kamis (24/7/2025)
Benang layang-layang yang mengenai kendaraan bermotor bisa memicu kecelakaan.
Sementara benang yang basah dan menyentuh kabel listrik bisa menimbulkan sengatan listrik.
Baca juga: Sejumlah Fasilitas Kantor Gubernur Maluku Utara Rusak Buntut Aksi Tolak DOB Sofifi
Bahakn layang-layang yang tersangkut pada kabel juga berisiko merusak jaringan listrik.
"Jangan gunakan benang berbahaya seperti tali gelas, kawat atau bahan logam lainnya, karena berpotensi melukai orang lain."
"Peran orang tua sangat penting. Mohon diawasi dan diarahkan agar anak-anak bermain di tempat aman dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain, "harap Kapolres. (*)
| 9 Nama Calon Sekkab Halmahera Selatan Sudah Dikantongi Bassam Kasuba |
|
|---|
| 1 April 2026, Pertalite di Desa Bobong Taliabu, Maluku Utara Rp 10 Ribu per Liter |
|
|---|
| Didemo Mahasiswa Soal Rute Kapal, Kadishub Halmahera Selatan: Saya Tidak Bohong |
|
|---|
| Peran Strategis DP3A Maluku Utara: Dari Perlindungan Perempuan hingga Pemenuhan Hak Anak |
|
|---|
| Seluruh Fraksi DPRD Halmahera Selatan Sepakat Tak Bentuk Pansus Sengketa Lahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Bahaya-bermain-layang-layang-di-Ternate.jpg)