Kebakaran di Ternate
Rumah Terbakar, Ryan Momo Warga Kelurahan Makasar Timur Ternate Akui Alami Trauma
Rasa sedih menyelimuti Ryan Momo (32), warga Kelurahan Makasar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
Meski begitu, Ryan menyampaikan, dirinya mendapat kabar akan menerima bantuan dari Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman.
"Rencananya pak wali mau datang untuk melihat kondisi rumah, namun sampai sekarang belum datang, mungkin karena sedang sibuk."
"Namun saya sendiri tidak terlalu berharap, secara pribadi melihat ini sebagai musibah. Mungkin ada hikmah dibalik kejadian ini," tambahnya lagi.
Dia pun menyampaikan, usai dari peristiwa ini, sementara waktu dirinya tidur di rumah keluarga sembari merenovasi rumah yang terbakar.
"Mungkin setelah ini saya akan renovasi dulu rumh ini secara perlahan. Sementara masih tidur di rumah keluarga," tandasnya.
Cara Mencegah Kebakaran
Untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik, ada beberapa langkah yang bisa diambil, termasuk memeriksa instalasi listrik secara berkala, menggunakan peralatan listrik berkualitas, tidak membebani stop kontak, serta menghindari air bersentuhan dengan listrik.
Berikut adalah beberapa cara mencegah kebakaran akibat korsleting listrik :
1. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala
Lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara rutin oleh tenaga ahli, terutama pada instalasi yang sudah lama. Hal ini untuk memastikan tidak ada kabel yang terkelupas, sambungan longgar, atau masalah lain yang dapat memicu korsleting.
2. Gunakan Peralatan Listrik Berkualitas
Pilihlah peralatan listrik yang memiliki standar keamanan yang baik dan berkualitas. Hindari penggunaan peralatan listrik yang sudah tua atau rusak, karena bisa menjadi pemicu korsleting.
3. Jangan Membebani Stop Kontak
Hindari penggunaan stop kontak secara berlebihan dengan mencolokkan terlalu banyak peralatan sekaligus. Beban berlebih pada stop kontak dapat menyebabkan panas berlebih dan memicu korsleting.
4. Hindari Air Bersentuhan dengan Listrik
Air adalah konduktor listrik yang baik. Pastikan tidak ada air yang mengenai peralatan atau instalasi listrik untuk menghindari korsleting dan sengatan listrik.
5. Cabut Peralatan Listrik Setelah Digunakan
Biasakan untuk mencabut peralatan elektronik setelah digunakan. Ini tidak hanya menghemat energi, tetapi juga mengurangi risiko korsleting saat peralatan tidak digunakan.
6. Gunakan Mini Circuit Breaker (MCB)
MCB berfungsi sebagai pemutus arus otomatis saat terjadi korsleting atau beban berlebih. Pastikan MCB yang digunakan sesuai dengan standar dan berfungsi dengan baik.
7. Perhatikan Kabel dan Stop Kontak
Periksa secara rutin kondisi kabel dan stop kontak. Jika ada tanda-tanda kerusakan seperti kabel terkelupas atau stop kontak longgar, segera perbaiki atau ganti.
8. Hindari Overheating
Peralatan listrik yang terlalu panas dapat memicu korsleting. Pastikan peralatan listrik tidak terlalu panas dan berikan sirkulasi udara yang baik di sekitar peralatan.
Baca juga: Alqassam Kasuba Dorong Pengembangan UMKM dan Pariwisata Halmahera Selatan
9. Minta Bantuan Ahli
| Kerusakan 99 Persen, Kerugian Kebakaran di SMA Negeri 7 Ternate Ditaksir Capai Rp2 Miliar |
|
|---|
| BREAKING NEWS: SMA Negeri 7 Ternate Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki |
|
|---|
| Warung Bakso Fajar Ternate Terbakar, Ini Pengakuan Karyawan Saat Kejadian |
|
|---|
| 3 Rumah di Ternate Ludes Terbakar: Tauhid Soleman Kunjungi Korban, Polisi Selidiki Penyebab |
|
|---|
| Tim Labfor Polda Sulawesi Utara Olah TKP Kebakaran Asrama Haji Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/cerita-korban-ryan.jpg)