Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Ternate

Dinas Perhubungan Ternate Ajukan Tambahan Peralatan Digital Parkir

"Tapi setelah di digitalisasi, pada 2 bulan terakhir, retribusi menjadi Rp 100 juta, "ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate Mochtar Hasim

Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
Handover
PROGRA: Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Maluku Utara Mochtar Hasim 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Dinas Perhubungan Kota Ternate mengajukan penambahan peralatan digital parkir ke DPRD.

Ini dilakukan agar bisa mengcover seluruh ruas tepi jalan umum maupun kawasan khusus.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate Mochtar Hasim, Minggu (10/8/2025).

"Kami sudah mengajukan tambahan peralatan digital parkir yang mana untuk tahun ini kita baru coba 30 unit."

Baca juga: Kasus Narkoba Bripka Ikbal di Halmahera Selatan Disidangkan Pekan Depan

"Hasil dari 30 unit itu, per bulan yang biasanya pakai buku manual atau karcis paling tinggi Rp 30-Rp 40 juta."

FASILITAS - Kadishub Ternate, Mochtar Hasim, memaparkan penambahan fasilitas pelayanan publik, Kamis (7/8/2025).
FASILITAS - Kadishub Ternate, Mochtar Hasim, memaparkan penambahan fasilitas pelayanan publik, Kamis (7/8/2025). (Handover)

"Tapi setelah di digitalisasi, pada 2 bulan terakhir, retribusi menjadi Rp 100 juta, "ungkap Mochtar Hasim.

Kata dia, itu dirasa efektif sehingga perlu dimasukan di DIM Komisi I DPRD untuk penambahan peralatan digital untuk parkir. 

"Jadi misalnya tahun depan ada penambahan 60 sampai 70 unit lagi, itu artinya sudah bisa cover ketambahan titik yang belum terealisasi di tahun ini, "imbuhnya.

Di KUA-PPAS ada etape-etape yang nanti akan duduk bersama Banggar, TAPD untuk bisa lebih kompleks lagi pembahasannya.

"Untuk bagaimana kita mendorong agar pelayanan di Perhubungan ini bisa lebih maksimal di 2026, "ujarnya.

Baca juga: Profil Ipda Hanafi Goin, Danpas Pengibar Bendera Marah Putih HUT ke 80 RI di Taliabu

Olehnya itu pihaknya sangat membutuhkan tambahan 50 unit (minimal) paling tinggi (maksimal) bisa 70 unit. 

"Dengan Harapan kedepan bisa mengcover seluruh ruas tepi jalan umum dan juga kawasan khusus misalnya Dufa-Dufa, Terminal Gamalama, Pasar Higienis, Pasar Percontohan, Pasar Bastiong dan Armada Semut"harapnya

“Itu yang kita harapkan seluruh petugas, seluruh personil bisa menggunakan alat ini. Karena kami sudah laporkan dan menurut Komisi I DPRD Kota Ternate ini efektif untuk diterangkan, "tandas Mochtar Hasim. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved