Jumat, 5 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Berita Viral

Viral Balita Meninggal karena Cacingan di Sukabumi, Dedi Mulyadi dan Bupati Beda Sikap

Viral balita di Sukabumi, Jawa Barat meninggal karena infeksi cacing akut, berikut tanggapan Pemda.

Tayang:
Editor: Primaresti
Kompas.com/Faqih Rohman Syafei, Riki Achmad Saepulloh
VIRAL BALITA CACINGAN - Kolase foto Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (20/8/2025), dan Bupati Sukabumi, Asep Japar saat diwawancarai oleh awak media di Pendopo Kabupaten Sukabumi. Rabu (20/8/2025). Viral balita di Sukabumi, Jawa Barat meninggal karena infeksi cacing akut, berikut tanggapan Pemda. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nasib pilu yang dialami balita bernama Raya (4), viral di media sosial.

Bocah asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu, meninggal tragis karena infeksi cacing di tubuhnya.

Diketahui, Raya menderita ascariasis, yang berarti ratusan cacing yang masuk dan bersarang di tubuhnya adalah jenis cacing gelang atau Ascaris lumbricoides.

Raya, balita asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dengan tubuh dipenuhi cacing.
Raya, balita asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dengan tubuh dipenuhi cacing. (Tangkapan layar video di Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin)

Kasus ini viral di media sosial hingga terdengar ke telinga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi pun meminta maaf atas kegagalan pemerintah daerah memberi pelayanan pada masyarakat.

Berbanding terbalik, Bupati Sukabumi, Asep Japar justru membantah adanya penelantaran ataupun kelalaian dari pihaknya.

Baca juga: Viral Sherly Laos Pakai Kostum Mermaid Kibarkan Bendera di Dasar Laut, Gubernur Malut Akui Deg-degan

Video kondisi Raya dari sebelum dirawat hingga meninggal pada Juli 2025 lalu viral usai dibagikan akun Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin.

Dalam video tersebut, relawan memperlihatkan kondisi Raya dibawa ke RSUD Sukabumi sudah dalam kondisi kritis dengan cacing yang keluar dari hidung dan anusnya.

Dari video itu juga dijelaskan, Raya diasuh oleh neneknya karena sang ibu, Endah (38) menderita gangguan jiwa, sementara sang ayah, Udin (32) sakit TBC.

Sulitnya ekonomi yang keluarga hadapi membuat Raya tidak mendapatkan pengasuhan yang baik, bahkan sering bermain di kolong rumah dengan kotoran-kotoran ayam.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang baru mendengar informasi tersebut menyampaikan rasa sedihnya melalui video di akun Instagram, Selasa (19/8/2025).

"Saya merasa prihatin dan rasa kecewa yang mendalam dan permohonan maaf atas meninggalnya balita berusia tiga tahun dan dalam tubuhnya dipenuhi cacing," ujar Dedi.

Dedi sudah mengonfirmasi kondisi bocah tersebut, dan membenarkan apa yang terjadi.

"Saya sudah menelepon dokter yang menanganinya bahwa anak itu memiliki penyakit kalau dalam bahasa kampung cacingan. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ. Dia (Raya) sering dirawat oleh neneknya dan bapaknya mengalami penyakit paru-paru TBC," ujar Dedi.

"Dia sejak balita sering berada di kolong rumah bersama dengan ayam dan kotoran sehingga mungkin dia sering kali tangannya tidak dicuci dan mulutnya kemasukkan cacingan. sehingga menimbulkan cacing yang akut," tambah Dedi.

Langkah Dedi selanjutnya yaitu pemberian sanksi kepada perangkat desa dan pihak yang dinilai lalai memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved