Jumat, 12 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Ganti Rugi Perabotan Korban Banjir di Halmahera Selatan Diajukan ke BNPB dan Kemensos

"Tim sudah selesai melakukan pendataan warga yang perabotan rumahnya rusak terdampak banjir, "kata Plt Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
BENCANA: Posko utama tanggap darurat banjir bandang pada 22 Juni 2025 di Halmahera Selatan, Maluku Utara. BNPB membuat proposal ganti rugi perabotan warga yang rusak akibat bencana ke BNPB dan Kemensos 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - BPBD Halmahera Selatan, Maluku Utara segera mengajukan proposal bantuan ganti rugi perabotan warga terdampak banjir bandang pada Juni 2025 lalu.

Proposal bantuan ini diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial atau Kemensos.

"Tim sudah selesai melakukan pendataan warga yang perabotan rumahnya rusak terdampak banjir."

"Oleh karena itu, data ini segera kami rampungkan untuk kami ajukan proposal ke BNPB dan Kemensos, "ujar Plt Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Potret Para Siswa di Makian Barat Halmahera Selatan Digendong Lewati Kali ke Sekolah

Menurut Aswin, proposal bantuan tersebut mulanya direncanakan hanya diajukan ke BNPB. 

Belakangan, BPBD mengetahui Kemensos juga bisa mengatasi bantuan kepada warga terdampak banjir.

"Kemensos juga bisa akomodir bantuan terhadap warga korban banjir, jadi kita ajukan lagi ke Kemensos, "jelasnya.

Aswin tak menyebutkan berapa banyak perabotan warga yang terdampak banjir bandang pada 22 Juni 2025 lalu.

Namun berdasarkan data yang dirilis BPBD per Jumat (27/6/2025), sebanyak 3.301 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 14.071 jiwa terdampak banjir bandang.

Baca juga: Abdullah W Jabid Nahkodai Unkhair Ternate, Mendiktisaintek Dorong Profesionalisme Perguruan Tinggi

Jumlah ini terdiri dari 6 kecamatan, di antaranya Kecamatan Bacan, Bacan Selatan, Gane Barat, Gane Barat Utara, Gane Timur dan Gane Timur Selatan.

"Jumlah persis berapa banyak perabotan warga yang rusak, saya belum tahu karena kita akan rapatkan lagi."

"Tapi kalau jumlah jiwa terdampak, itu seperti data sebelumny yang kami rilis, "tandas Aswin Adam. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved