Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Potret Para Siswa di Makian Barat Halmahera Selatan Digendong Lewati Kali ke Sekolah

Kata Ketua FPPMB Halmahera Selatan Ardian Ludin, fenomena orang tua gendong anak lewati air sungai untuk ke sekolah sudah terjadi berulang kali

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tangkapan Video/Kolase Tribunternate.com
FENOMENA: Sejumlah siswa di Kecamatan Makian Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara menunggu antrian gendongan orang tua untuk lewati air banjir saat ke sekolah, Senin (25/8/2025). Di mana fenomena orang tua gendong anak lewati air sungai untuk ke sekolah sudah terjadi berulang kali 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemandangan pagi di jalan penghubung Desa Bobawae dan Ombawa, Kecamatan Makian Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara tampak lebih ramai dari hari biasanya.

Banyak orang tua siswa bersiaga untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah melintasi aliran air sungai dengan cara digendong.

Biasanya anak-anak ini berangkat sendiri ke sekolah melewati jalan penghubung Desa Bobawae dan Ombawa.

Namun akibat hujan lebat dan abrasi pantai terjadi pada Minggu (24/8/2025) malam hingga Senin (25/8/2025) pagi, membuat jalan penghubung tersebut banjir.

Baca juga: Abdullah W Jabid Nahkodai Unkhair Ternate, Mendiktisaintek Dorong Profesionalisme Perguruan Tinggi

Tinggi air diperkirakan mencapai lutut kaki orang dewasa.

Ketua Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Bobawae (FPPMB) Kecamatan Makian Barat, Halmahera Selatan Ardian Ludin, mengatakan fenomena orang tua gendong anak lewati air sungai untuk ke sekolah sudah terjadi berulang kali.

"Kalau sudah hujan, itu sudah pasti para orang tua siswa ini pagi-pagi antar anak mereka ke sekolah."

"Mereka gendong lewati air banjir, "katanya saat dihubungi Tribunternate.com, Sernin (25/8/2025).

Di Desa Bobawae, tidak ada SMP dan SMA. Dua sekolah ini berada di Desa Ombawa dan Mataketen yang bersebrangan dengan desa tersebut.

Menurut Ardian, mayoritas anak-anak Bobawae bersekolah di Ombawa dan Mataketen.

Namun mereka dihadapkan dengan medan jalan yang cukup menantang.

Baca juga: Kepala Inspektorat Halmahera Selatan Lapor Balik Ringgo Larengsi

Mahasiswa Imu Politik UMMU ini pun meminta Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba mengatensi jalan penghubung Bobawae-Ombawa.

Pasalnya, harus ada jembatan untuk mengatasi terjadinya banjir dan abrasi pantai akibat cuaca ekstrem.

"Jadi air mengalir dari gunung, dan air naik dari pantai. Pak Bupati sendiri sudah cek saat hadiri kegiatan di Bobawae, sehingga kami harap ada pembangunan jembatan supaya anak-anak ke sekolah tidak lagi kesulitan, "tandas Ardian. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved