Senin, 18 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Maluku Utara

Reses di Desa Golo Halmahera Barat, Iswanto Terima Keluhan Macetnya Bantuan Pemprov Maluku Utara

"Semua persoalan dan aspirasi yang disampaikan akan saya perjuangkan, "janji anggota DPRD Maluku Utara Iswanto ST saat reses di Desa Golo, Halbar

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com
AGENDA: Suasana serap aspirasi masyarakat Desa Golo, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat oleh anggota DPRD Malut daerah pemilihan Ternate-Halmahera Barat, Iswanto ST, Minggu (17/5/2026). 

Ringkasan Berita:1. Sejumlah program bantuan Pemprov Maluku Utara 2025 di Desa Golo, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat, dipersoalkan masyarakat
2. Keluhan itu mencuat saat kegiatan serap aspirasi anggota DPRD Maluku Utara daerah pemilihan Ternate–Halmahera Barat, Iswanto ST, di Desa Golo, Minggu (17/5/2026)
3. Masyarakat menilai sejumlah program bantuan yang telah diusulkan tidak terealisasi secara maksimal, mulai dari bantuan RTLH, bantuan pertanian, hingga pembangunan infrastruktur jalan

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sejumlah program bantuan Pemprov Maluku Utara 2025 di Desa Golo, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat, dipersoalkan masyarakat.

Keluhan itu mencuat saat kegiatan serap aspirasi anggota DPRD Maluku Utara daerah pemilihan Ternate–Halmahera Barat, Iswanto ST, di Desa Golo, Minggu (17/5/2026).

Masyarakat menilai sejumlah program bantuan yang telah diusulkan tidak terealisasi secara maksimal, mulai dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan pertanian, hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Warga menyebut usulan bantuan RTLH sebanyak tujuh unit yang diajukan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara pada 2025 hingga kini belum direalisasikan pada 2026.

Baca juga: BPC HIPMI Halmahera Selatan Deklarasikan Dukungan untuk Imran Gurici di Musdalub Maluku Utara

Selain itu, bantuan bibit pertanian juga dinilai tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Dari total 25 orang anggota kelompok tani yang diusulkan menerima bantuan, warga mengaku hanya memperoleh lima saset bibit jagung, dua botol kecil pestisida, dan satu botol racun rumput.

Tak hanya itu, masyarakat turut mempertanyakan kelanjutan pembangunan ruas jalan Sidangoli–Jailolo yang sebelumnya dijanjikan rampung pada Desember 2025, namun hingga Mei 2026 belum juga selesai.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Iswanto menegaskan akan membawa persoalan itu ke DPRD Maluku Utara melalui fungsi pengawasan Komisi III dan Fraksi Hanura.

AGENDA: Suasana serap aspirasi masyarakat Desa Golo, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat oleh anggota DPRD Malut daerah pemilihan Ternate-Halmahera Barat, Iswanto ST, Minggu (17/5/2026).
AGENDA: Suasana serap aspirasi masyarakat Desa Golo, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat oleh anggota DPRD Malut daerah pemilihan Ternate-Halmahera Barat, Iswanto ST, Minggu (17/5/2026). (TribunTernate.com)

Ia menyatakan akan memanggil Disperkim Maluku Utara untuk mempertanyakan realisasi bantuan RTLH yang tidak kunjung disalurkan meski telah diusulkan sejak tahun lalu.

Selain itu, bantuan pertanian juga akan dipertanyakan langsung kepada Dinas Pertanian, termasuk kemungkinan dibahas dalam rapat lintas komisi DPRD.

"Semua persoalan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan saya perjuangkan dalam rapat paripurna setelah masa reses selesai. Semua keluhan masyarakat sudah direkam dan dicatat secara jelas oleh staf pendamping reses, "tegas Iswanto.

Sementara itu, Kepala Desa Golo, Simon Doter, menilai pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, masih kurang tepat dalam menyalurkan bantuan alat pertanian.

Menurutnya, sejumlah bantuan justru diberikan ke wilayah yang kurang cocok secara geografis, sementara daerah pertanian produktif belum mendapat perhatian maksimal.

"Contohnya di wilayah Jailolo Selatan yang tanahnya berbatu dan tandus justru mendapat bantuan traktor."

Baca juga: Ubaid Yakub Tekankan Sportivitas di Turnamen Sepakbola HUT ke 23 Halmahera Timur

"Sementara wilayah Sahu dan Sahu Timur yang memiliki lahan pertanian subur malah belum mendapatkan bantuan tersebut, "ujar Simon.

Ia berharap aspirasi masyarakat Desa Golo dapat disampaikan langsung kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos.

"Saya berharap keluhan masyarakat ini bisa disampaikan langsung kepada Ibu Gubernur Sherly, karena Desa Golo merupakan lokasi pertama almarhum Benny Laos berkampanye di Halmahera Barat, tetapi sampai sekarang belum mendapatkan perhatian besar dari pemerintah provinsi, "katanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved