Program Pengabdian Masyarakat DPIS UI Dorong Revitalisasi Sejarah dan Adat Loloda
FGD bertajuk “Menguatkan Literasi Budaya dan Sejarah Lokal untuk Indonesia Emas 2045” digelar di Kecamatan Kedi, Loloda
Pelestarian budaya tidak hanya bersumber dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tapi juga jembatan sejarah dan komunikasi budaya. Sejarah selalu mampu memberi pelajaran agar kita tidak kehilangan arah.
Senada, Dr. Abd Rahman dari Universitas Khairun Ternate menambahkan bahwa program ini bertujuan menghidupkan kembali kesadaran akan identitas Loloda sebagai “penjaga pintu ujung utara Maluku”.
Baca juga: Lengkap! Jadwal Salat Wilayah Kota Ternate Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025
FGD merekomendasikan penyusunan kamus bahasa Loloda, pendokumentasian cerita rakyat dan syair Kapita Sikuru, revitalisasi kesenian tradisional seperti Cakalele dan Tide-Tide, serta eksplorasi kuliner lokal sebagai bagian dari hilirisasi budaya.
Secara khusus, perhatian ditujukan juga pada pelestarian Tarian Sikuru yang saat ini terkendala dengan ketiadaan alat-alat musik untuk mengiringi pertunjukan dan latihan tari di sanggar.
Dengan semangat kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan literasi budaya dan sejarah lokal di Maluku Utara, yaitu sebuah langkah kecil menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. (*)
| Haltim, Halsel hingga Taliabu Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Malam Ini |
|
|---|
| Tidore Raih Penghargaan Penurunan Stunting 2025 |
|
|---|
| TP PKK Tidore Dorong Generasi Muda Promosikan Budaya Lewat Media Sosial |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Kucur Rp 650 Juta untuk Perayaan Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Pemkot Tidore: Jambore Pramuka Jadi Momentum Bentuk Karakter Generasi Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dps-ui-2.jpg)