Halmahera Timur

Bupati Halmahera Timur Buka Festival Transmigrasi 2025, Ubaid Yakub: Kalian Adalah Warga Asli

Istimewa
EVENT: Sambutan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub usai membuka secara resmi Festival Transmigrasi 2025, Kamis (27/11/2025). Acara ini dalam rangka meriahkan HUT Transmigrasi Wasile ke 43 tahun 
Ringkasan Berita:1. menyambut HUT Transmigrasi Wasile ke 43 tahun, Pemkab Halmahera Timur laksanakan Festival Transmigrasi 2025
2. Giat ini mengambil lokasi di lapangan Mancalele, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile
3. Ubaid Yakub: Kalian hari ini (warga Wasile dan Wasile Timur) adalah warga asli Halmahera Timur

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara Ubaid Yakub resmikan Festival Transmigrasi 2025, dalam rangka meriahkan HUT Transmigrasi Wasile ke 43 tahun.

Acara yang dilaksanakan di lapangan Mancalele, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, Kamis (27/11/2025) itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher, Ketua TP PKK Halmahera Timur Siti Nur Ubaid, Dandim 1505 Tidore Letkol inf Wahyu.

Kemudian perwakilan Polres Halmahera Timur, Kejari, Camat Wasile, Karyadi dan para kepala desa (Kades) se-Kecamatan Wasile dan Wasile Timur.

Hadir juga seluruh Pimpinan OPD Pemkab Halmahera Timur dan seluruh lapisan masyarakat se-Kecamatan Wasile dan Wasile Timur.

Baca juga: Cari Identitas Pembobol ATM BNI, Polres Halmahera Selatan Bawa BB ke Puslabfor Bareskrim di Jakarta

Dalam sambutannya, Ubaid Yakub menyampaikan ketika orang menyebut transmigrasi Halmahera Timur, sudah pasti diarahkan ke Wasile, sebaliknya juga jika menyebut Wasile tentu berkaitan dengan transmigrasi.

Karenanya selaku bupati dan atas nama pemerintah daerah memberi penghargaan dan apresiasi kepada seluruh sesepuh, para tokoh yang telah memprakarsai dengan suka rela dan memboyong keluarganya dari Pulau Jawa, Sumatera dan sekitarnya di 43 tahun yang lalu untuk mendiami di hutan belantara yang ada di Halmahera Timur ini.

Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub dan Anjas Taher pada Festival Transmigrasi 2025
Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub dan Anjas Taher pada Festival Transmigrasi 2025 (Istimewa)

"Hari ini kita bisa menyaksikan secara terbuka kesejahteraan yang telah nampak di mata kita, meskipun di satu sisi ada kekurangan dan keterbatasan tapi dengan penuh syukur, "ujarnya.

Lanjut sang bupati, dengan hormat atas jerih payah dan dedikasi dari seluruh sesepuh dan orang tua dari warga transmigrasi yang 43 tahun lalu hadir di belantara hutan Halmahera Timur.

Festival Transmigrasi 2025 di Halmahera Timur 02
Aksi Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub (tengah) pada Festival Transmigrasi 2025

Olehnya ia mengajak warga agar dapat mewarisi nilai-nilai positif dan produktif yang harus di warisi, dari pada nilai-nilai yang telah ditorehkan oleh sesepuh dan generasi 43 tahun lalu.

Menurutnya, kehadiran transmigrasi yang berasal dari Pulau Jawa Sumatera dan sekitarnya bukan lagi warga transmigrasi.

Baca juga: Cadangan Pangan Maluku Utara Catat Lonjakan Positif: dari 2 Ton Jadi 12 Ribu Ton

"Kalian hari ini adalah warga asli Halmahera Timur, karena itu saya berharap kita harus mendikotomikan, melakukan pemilahan dan pembedaan bahwa dia adalah warga transmigrasi, saya adalah warga lokal, kita semua adalah warga lokal, "tegasnya.

"Dengan begitu saya yakin dan percaya bahwa kebersamaan, kegotong royongan, persatuan dan kesatuan akan hadir, tumbuh, dilubuk hati kita masing-masing sebagai modal dasar kita untuk membangun Halmahera Timur ke depan yang lebih baik, "tambahnya.

Kegiatan yang rencananya berlangsung selama 3 hari itu dirangkaikan dengan kirab budaya, kemudian tarian kolosal, pameran UMKM untuk masing-masing desa, serta pelayanan kesehatan geratis dan pelayanan sim gratis serta jalan sehat. (*)