Bobol ATM di Halsel
Cari Identitas Pembobol ATM BNI, Polres Halmahera Selatan Bawa BB ke Puslabfor Bareskrim di Jakarta
"Sidik jari pelaku tak ditemukan di mesin ATM karena saat aksi pelaku menggunakan linggis, "kata Kasat Reskrim Polres Halsael Iptu Rizaldy Pasaribu
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Barang bukti berupa linggis akan dibawa ke Puslabfor di Jakarta guna mengidentifikasi sidik jari pelaku
2. Mesin ATM yang berupaya dibobol adalah mesin ATM milik BNI di Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan
3. Iptu Rizaldy Pasaribu: Kemungkinan ada DNA pelaku di situ (barang bukti)
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Penyidik Satreskrim Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara masih mencari tahu identitas pelaku pembobol mesin ATM BNI di Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan, Minggu (21/11/2025) lalu.
Karena itu penyidik bakal membawa barang bukti (BB) berupa satu buah linggis ke Puslabfor Bareskrim Polri di Jakarta untuk mengidentifikasi sidik jari pelaku.
"Barang bukti linggis yang kita temukan di TKP akan kita ajukan ke Puslabfor untuk pengambilan sidik jari, karena kemungkinan ada DNA pelaku di situ".
Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Rizaldy Pasaribu di ruangan kerjanya, Kamis (27/11/2025).
Baca juga: Fakta Baru, ATM BRI di Halmahera Selatan yang Dibobol Maling Berisi Uang Rp 428 Juta
Rizaldy menjelaskan bahwa jika hasil uji BB ditemukan sidik jari, maka identitas pelaku akan segera terungkap melalui data di STNK kendaraan maupun KTP.
Sebab sidik jari pelaku tak ditemukan di mesin ATM karena saat melancarkan aksi pembobolan pelaku menggunakan linggis.
"Sidik jari di ATM yang kita temukan itu sidik jari security. Kita sudah periksa dia, dan ternyata setelah kejadian, dia memegang ATM itu, "jelasnya.
Lebih lanjut, pelaku tak terekam CCTV saat melancarkan aksi melancarkan aksinya. Karena sebelum membobol, pelaku terlebih dahulu mematikan saklar jaringan CCTV.
Meski begitu, ada CCTV lain yang merekam pelaku berjalan menuju ke mesin ATM. Hanya saja wajahnya tak terekam, begitu juga upaya pelaku membobol mesin ATM.
"CCTV di seberang jalan hanya merekam pelaku dari jarak yang jauh. Wajah pelaku tidak kelihatan, tapi dia pakai celana panjang hitam, dan switer hitam serta penutup kepala, "ungkapnya.
Kasus ini, pihaknya telah memeriksa tiga orang sebagai saksi. Dua di antaranya adalah dari pihak Bank, dan seorang petugas sapu jalan yang melihat aksi pembobolan mesin ATM itu.
"Sementara ini kami terus melakukan pengembangan untuk cari tahu pelaku. Kemudian mesin ATM juga belum dapat dioperasikan kembali karena masih penyelidikan, "tuturnya.
Baca juga: Update Kasus Maling Bobol Mesin ATM BNI di Halmahera Selatan: Polisi Amankan Linggis di TKP
Ada pun peristiwa pembobolan mesin ATM itu diketahui terjadi pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 05:00 WIT. Aksi pembobolan, digagalkan seorang petugas kebersihan jalan.
Beruntungnya, pelaku belum sempat mengambil uang di dalam mesin ATM. Sementara total uang yang dilaporkan berada dalam mesin sebesar Rp 428 juta.
"Meski uang belum sempat diambil, tapi kita bisa jerat pelaku dengan upaya pencurian dan pengerusakan, "tandas Iptu Rizaldy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ATM-milik-BNI-di-Halmahera-Selatan-dibobol-maling.jpg)