Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Diskoperindag Halmahera Selatan Diduga Usir Pedagang di Kawasan UMKM Milenial

Diskoperindag Halmahera Selatan dinilai mengambil kebijakan sepihak terhadap 4 pedagang di kawasan UMKM Milenial

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
EKONOMI: Bagian depan bangunan UMKM Milenial Halmahera Selatan. Di mana, empat pedagang diusir dari lapak UMKM tersebut, Jumat (1/11/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Diskoperindag Halmahera Selatan dinilai mengambil kebijakan sepihak terhadap 4 pedagang di kawasan UMKM Milenial, Kecamatan Bacan Selatan.

4 pelaku usaha tersebut, tiba-tiba diminta angkat kaki dari lapak di kawasan itu.

Para pedagang itu pun menyesalkan kebijakan yang diambil Diskoperindag.

Pasalnya, pelaku usaha yang bakal menempati lapak 4 pedagang itu, disebut-sebut berasal dari ASN dan Kepala Desa (Kades).

"Kami sudah lama berjualan di lokasi UMKM, dan kami ini merupakan pengusaha UMKM sesunguhnya, malah dilarang berjualan dan di keluarkan," ujar Tati, salah satu pedagang di kawasan UMKM Milenial yang diusir, Juma (1/12/2023).

"Kalau semua pejabat atau orang dekat yang menempati UMKM, terus bagaimana dengan kami yang pedagang asli UMKM, pasti akan mati usaha kam," jelas Tati.

Menurut Tati, ia dan beberapa teman seprofesinya telah berdagang di kawasan UMKM Milenial pada Agustus 2023 lalu.

Saat itu, mereka diminta mengisi lapak yang baru selesai dibangun, untuk meramaiakn Festival Marabose ke II yang dihelat di kawasan tersebut.

"Tapi ini tiba-tiba mereka usir kita. Padahal kita ini sudah dari awal jualan di sini," tandasnya.

Baca juga: Diduga Korupsi BLT, Mantan Kades Papaloang Ditahan Kejari Halmahera Selatan

Senada dikatakan Vera, salah satu pedagang yang turut diusir dari kawasan UMKM Mileniel, ia menyebut harusnya Pemkab Halmahera Selatan memberi kesempatan kepada mereka yang punya semangat berusaha.

"Ini tinggal bagimana lapak yang belum terisi itu di isi bagi pedagang yang baru , tapi yang terjadi sebaliknya yang lama di gusur," sesalnya.

Vera pun berharap kepada Plt Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba agar perhatikan nasib mereka

"Karena kita sudah tidak tahu mau jualan di mana lagi. Jadi tolong Pak Bupati perhatikan kami," imbuhnya.

Sementara Plt Kepala Diskoprindag Halmahera Selatan Adriani Radjiloen ketika dihubungi enggan merespons hingga berita ini ditayangkan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved