Doa Saat Menerima Zakat Mal: Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
Zakat mal merupakan kewajiban bagi muslim yang mampu dan dianjurkan disertai doa saat penyalurannya.
Ringkasan Berita:
- Zakat mal merupakan kewajiban bagi muslim yang mampu dan dianjurkan disertai doa saat penyalurannya.
- Selain muzakki, mustahik juga dianjurkan membaca doa ketika menerima zakat sebagai bentuk mendoakan keberkahan bagi pemberi zakat.
- Dasar anjuran doa bagi penerima zakat tercantum dalam Surah At-Taubah ayat 103 yang memerintahkan agar orang yang mengambil zakat mendoakan pemberinya.
TRIBUNTERNATE.COM - Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh umat muslim yang telah memenuhi syarat tertentu.
Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga memiliki makna spiritual karena menjadi sarana membersihkan harta sekaligus menyucikan jiwa dari sifat kikir dan kecintaan berlebihan terhadap dunia.
Dalam praktiknya, pembayaran zakat mal atau zakat harta tidak hanya dilakukan dengan menyerahkan sebagian harta kepada yang berhak, tetapi juga dianjurkan disertai dengan doa.
Baca juga: Butuh Caption Mudik Lebaran? Ini 20 Ucapan yang Bisa Dibagikan
Doa tersebut menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT serta harapan agar harta yang dizakatkan membawa keberkahan bagi pemberi maupun penerimanya.
Tidak hanya pemberi zakat (muzakki), penerima zakat (mustahik) juga dianjurkan memanjatkan doa ketika menerima zakat. Hal ini memiliki dasar dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 103 yang memerintahkan agar orang yang mengambil zakat mendoakan keberkahan bagi pemberinya.
Para ulama menafsirkan ayat tersebut sebagai anjuran untuk mendoakan orang yang telah menunaikan zakat agar hartanya diberkahi dan amalnya diterima.
Beberapa doa yang dapat dibaca oleh penerima zakat antara lain:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Ājarakallāhu fīmā a‘ṭaita, wa bāraka fīmā abqaita, wa ja‘alahu laka ṭahūrā.
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberikan keberkahan pada harta yang kau simpan, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Selain itu terdapat doa lain yang juga disebutkan dalam literatur ulama klasik seperti karya Nawawi Al-Bantani, yang berisi permohonan agar Allah menyucikan hati pemberi zakat dan memberkahi amal perbuatannya.
Baca juga: Ingin Bayar Zakat Mal? Ini Bacaan Niat dan Doanya
Dalam sebuah hadis juga disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah mendoakan seseorang yang menyerahkan zakat dengan doa:
اللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَفِيْ أَمْوَالِهِ
Allāhumma bārik fīhi wa fī amwālihi.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah dia dan harta-hartanya.”
Dengan membaca doa tersebut, penyaluran zakat tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mempererat hubungan spiritual antara sesama manusia dan Allah SWT. (*)
| Rakor DP3A Malut, Samsuddin A Kadir Minta Penanganan Kasus Perempuan dan Anak Lebih Komprehensif |
|
|---|
| 785 Jamaah Haji Malut Siap ke Tanah Suci, Dokumen Paspor dan Visa Rampung |
|
|---|
| UPDATE: Gempa Susulan M7,6 Malut Menurun, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang |
|
|---|
| BPK Apresiasi Kinerja Keuangan Pemkot Tidore, Progres Tindak Lanjut Tembus 77,60 Persen |
|
|---|
| Jaksa dan Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp5,2 Miliar Kesbangpol Halsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/berdoa-dk.jpg)