Gunung Dukono Erupsi
Dukono Masih Erupsi : PVMBG Larang Aktivitas dalam Radius 4 KM, Kolom Abu 900 Meter
Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali meningkat dengan terjadinya erupsi pada Jumat siang
Ringkasan Berita:
- Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali meningkat dengan terjadinya erupsi pada Jumat siang.
- Abu vulkanik terpantau membumbung hingga 900 meter di atas puncak gunung dan menyebar mengikuti arah angin.
- PVMBG meminta masyarakat tetap waspada dan mematuhi rekomendasi keselamatan karena erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.
TRIBUNTERNATE.COM — Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Jumat (9/5/2026) pukul 11.07 WIT.
Berdasarkan laporan MAGMA-VEN dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau sekitar 1.987 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah timur laut, timur, serta tenggara.
Baca juga: Gunung Ibu di Halmahera Barat Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Kilometer
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 59 detik.
PVMBG menyebut erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Saat ini status aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Dukono.
Masyarakat diminta tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga di sekitar gunung juga diimbau selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Tingkat Lanjut Halaman 81: Lets Read, Activity 1
PVMBG menjelaskan, letusan Gunung Dukono terjadi secara periodik sehingga sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin.
Karena itu, masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan abu di wilayah sekitar gunung api tersebut.
Informasi erupsi ini disampaikan melalui laporan resmi MAGMA Indonesia yang bersumber dari Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Badan Geologi Kementerian ESDM.
| Daftar Nama Pendaki yang Tersesat Saat Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Didominasi WNA |
|
|---|
| Update Erupsi Gunung Dukono Halut : 15 Pendaki Selamat Dievakuasi |
|
|---|
| Iwan Ramdani: 3 Pendaki Gunung Dukono Halut Belum Bisa Dinyatakan Meninggal |
|
|---|
| Erupsi Gunung Dukono Halut Hambat Evakuasi, 2 Pendaki Asal Singapura Belum Ditemukan |
|
|---|
| BNPB: 5 Pendaki Luka-Luka Akibat Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dukono-erupsi-8-Mei-2026-pukul-0740-WIT.jpg)