Minggu, 10 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

3 Pendaki Masih Hilang Usai Erupsi Gunung Dukono Halut, Ini Identitasnya

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga pendaki yang hilang usai erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
EVAKUASI - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga pendaki yang hilang usai erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). Ketiga pendaki tersebut terdiri dari dua warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI) perempuan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, dari total 20 pendaki yang berada di Gunung Dukono saat erupsi, sebanyak 15 orang berhasil ditemukan selamat, Sabtu (9/5/2026). 

Secara administratif, Gunung Dukono berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

Gunung api bertipe stratovolcano ini terletak di bagian utara Pulau Halmahera dan menjadi salah satu destinasi pendakian sekaligus kawasan yang terus dipantau karena aktivitas vulkaniknya.

Gunung Dukono memiliki ketinggian sekitar 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Berdasarkan catatan sejarah vulkanologi, erupsi Gunung Dukono telah tercatat sejak tahun 1550. 

Aktivitas gunung ini berlangsung sangat panjang dan berulang, menjadikannya salah satu gunung api paling aktif di Maluku Utara.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Dukono tercatat terus mengalami erupsi dengan intensitas yang fluktuatif. 

Erupsi biasanya berupa semburan abu vulkanik setinggi ratusan hingga ribuan meter dari kawah utama.

Pada erupsi sebelumnya, hujan abu sempat berdampak pada sejumlah desa di sekitar Kecamatan Galela dan Tobelo.

Aktivitas penerbangan di wilayah Maluku Utara juga beberapa kali mendapat peringatan akibat sebaran abu vulkanik.

Dari Ternate ke Gunung Dukono

Dari Kota Ternate menuju Gunung Dukono, jaraknya kurang lebih 170 hingga 200 kilometer. Tergantung jalur perjalanan yang digunakan.

Perjalanan dari Ternate biasanya dimulai dengan menyeberang menggunakan kapal cepat atau ferry menuju Pelabuhan Sofifi. 

Bisa juga melalui Pelabuhan Sidangoli di Halmahera Barat. 

Baca juga: Cek Harga dan Buyback Emas Pegadaian Sabtu 9 Mei 2026: Galeri 24 Naik, Antam Stagnan, UBS Turun

Dari sana, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Tobelo, ibu kota Kabupaten Halmahera Utara.

Dari Tobelo, perjalanan ke kaki Gunung Dukono dilanjutkan menuju Desa Mamuya yang menjadi salah satu titik awal pendakian. 

Waktu tempuh keseluruhan dari Ternate menuju kawasan Gunung Dukono dapat mencapai 6 hingga 8 jam perjalanan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved