Gunung Dukono Erupsi
Sherly Laos Imbau Warga Hindari Aktivitas di Sekitar Gunung Dukono Halut
Pemerintah Provinsi Malut mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halut
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Pemprov Malut mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara yang terjadi pada Jumat (8/5/2026).
- Sherly Laos meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi.
- Pemprov Maluku Utara terus berkoordinasi dengan BNPB, PVMBG, Basarnas, BPBD, TNI/Polri dan tenaga medis dalam melakukan pemantauan serta penanganan dampak erupsi Gunung Dukono yang saat ini berstatus Level II atau Waspada.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara yang mengalami erupsi pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIT.
Berdasarkan informasi resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dihimpun dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II atau Waspada dengan peningkatan aktivitas visual dan kegempaan yang terus dipantau secara intensif oleh petugas.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menerima laporan bahwa tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri, tenaga medis, serta unsur terkait lainnya terus melakukan pendataan, pemantauan, dan penanganan di lapangan, termasuk penyisiran di kawasan sekitar Gunung Dukono.
Baca juga: Jamaah Haji Asal Maluku Utara Wafat di Madinah, Sherly Laos Sampaikan Belasungkawa
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan petugas di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Sherly.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pegiat alam bebas untuk sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar kawasan Gunung Dukono serta mematuhi rekomendasi PVMBG dan pemerintah daerah setempat.
Baca juga: Malut United Dipastikan Jadi Satu-satunya Wakil Timur di Super League Musim Depan
Selain itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik dan membatasi aktivitas di area yang direkomendasikan untuk dihindari oleh otoritas terkait.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berkoordinasi dengan BNPB, PVMBG, Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, serta seluruh pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan baik dan kondisi masyarakat tetap aman serta terkendali. (*)
| Selamat dari Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, 7 WNA dan 8 WNI Dipulangkan ke Ternate |
|
|---|
| Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Bagi Empat SRU Cari 3 Pendaki Hilang di Gunung Dukono Halut |
|
|---|
| 3 Pendaki Masih Hilang Usai Erupsi Gunung Dukono Halut, Ini Identitasnya |
|
|---|
| Dukono Masih Erupsi : PVMBG Larang Aktivitas dalam Radius 4 KM, Kolom Abu 900 Meter |
|
|---|
| Daftar Nama Pendaki yang Tersesat Saat Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Didominasi WNA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sherly-laos-imbauan-dukono.jpg)