Pemkot Ternate
Terancam Abrasi, Warga Kelurahan Rua Ternate Memohon Perhatian Gubernur Maluku Utara Sherly Laos
Abrasi pantai ancam sejumlah warga yang bermukim di pesisir pantai RT 08/RW 03 Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Maluku Utara
Ringkasan Berita:1. Warga RT 08/RW 03 Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate kini dilingkupi rasa cemas mendalam
2. Pasalnya ancaman abrasi pantai yang kian parah membuat pemukiman mereka rentan terjangkau ombak besar
3. Warga menaruh harapan besar kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, yang kiranya untuk meninjau langsung kondisi mereka
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Warga RT 08/RW 03 Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate kini dilingkupi rasa cemas mendalam.
Pasalnya ancaman abrasi pantai yang kian parah membuat pemukiman mereka rentan terjangkau ombak besar.
Warga menaruh harapan besar kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, yang kiranya untuk meninjau langsung kondisi mereka.
Jarak pantai kian dekat, tidur warga tak lagi nyenyak
Baca juga: Harga LPG di Ternate Melonjak hingga Rp 500 Ribu, Satgas Pangan Beberkan Penyebabnya
Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, kondisi pesisir di wilayah tersebut berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Dahulu, jarak antara rumah warga dengan bibir pantai terbilang aman, berkisar 10 hingga 15 meter.
Akan tetapi akibat abrasi yang terus mengikis daratan, kini jaraknya menyusut tajam menjadi hanya 3 sampai 5 meter.
Ketiadaan infrastruktur pengaman seperti talud maupun pemecah ombak di belakang pemukiman memperparah keadaan.
Walhasil, setiap kali air pasang dan musim ombak tiba, air laut tanpa penghalang langsung menerobos masuk ke dalam rumah.
Salah satu warga yang rumahnya menjadi langganan banjir rob adalah Jono Hangi.
Ia mengungkapkan rasa kecewa karena keluhannya (warga) selama ini terkesan diabaikan oleh pihak-pihak terkait.
"Mereka hanya datang lihat, foto-foto, sampai hari ini mereka sudah tidak datang lagi, "ungkap Jono dengan nada getir.
"Kasihan kami di sini kalau musim ombak tidur tidak nyenyak karena harus berjaga kalau-kalau ombak masuk rumah, "lanjutnya.
Ketakutan yang sama juga dirasakan Rosita Into, dalam bahasa daerah yang kental, ia menggambarkan betapa mencekamnya situasi saat musim ombak tiba.
Di mana ia dan sejumlah warga lainnya tidak bisa beristirahat dengan tenang baik siang maupun malam.
"Kasiang torang disini kalau musim omba torang tidor tara sono mau siang ka malam ka,"
"Karena torang harus baku jaga kalau tarada omba masuk dalam tong p rumah, "keluh Rosita.
Belum tersentuh bantuan puluhan tahun
Berdasarkan data yang diterima redaksi, setidaknya ada 11 rumah warga dan 1 tempat ibadah (mushola) yang terancam ambruk akibat abrasi.
Ironisnya, meski warga telah menempati wilayah tersebut selama puluhan tahun, hingga kini belum ada perhatian konkret dari pemerintah baik kota maupun provinsi.
Harapan besar ke Sherly Laos
Di tengah keputusasaan tersebut, hadirnya Sherly Laos sebagai Gubernur Maluku Utara membawa secercah harapan baru bagi warga Kelurahan Rua.
Lantaran warga sangat berharap ada sentuhan kemanusiaan dari sosok gubernur perempuan pertama di Maluku Utara tersebut.
"Jadi torang sangat berharap dengan Ibu Sherly untuk bisa turun di tong p lokasi supaya Ibu Sherly bisa lia tong p kondisi yang ada sekarang."
Baca juga: Masuki Tahap Akhir, Pembangunan RSP Pulau Makian Halmahera Selatan Ditargetkan Rampung Tahun Ini
"Tong sangat berharap semoga Ibu Sherly bisa bantu tong bikin tong p talud supaya biar musim ombak tong tidor so tasono, kalau tarada tong tidor tara sono, "harap Rosita Into.
Warga sangat mendambakan pembangunan talud penahan ombak demi keselamatan dan keberlangsungan hidup.
"Seperti disampaikan sebelumnya, kami di sini mohon agar Ibu Sherly bisa perhatikan kondisi kami, "tandas Jono Hangi penuh harap. (*)
| Jenazah Eks Wali Kota Hj Bur Dipulangkan ke Ternate, Tangis dan Doa Warga Iringi Pemakaman |
|
|---|
| Musrenbang RKPD Pemprov Malut 2027, Pemkot Ternate Usulkan Revitalisasi 4 Pelabuhan dan Jalan |
|
|---|
| Kolaborasi Bappelitbangda Ternate dan Unkhair, Tuala Lipa Didorong Jadi Produk Ekonomi Kreatif |
|
|---|
| Tinjau JCH Ternate 2026 di Embarkasi Makassar, Tauhid Soleman: Kloter 15 Siap Menuju Tanah Suci |
|
|---|
| Didukung Pemkot, PLTU Tidore Siapkan Lapangan Mini Soccer untuk Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Keluhan-warga-pesisir-pantai-Kelurahan-Rua-Kecamatan-Pulau-Ternate.jpg)