Kamis, 21 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

PPIHD Maluku Utara Siapkan Skema 'Jalur Cepat' Penjemputan Jemaah Haji

Menurutnya, sejumlah jemaah asal Kepulauan Sula nantinya tidak lagi diinapkan di Asrama Haji Ternate setelah tiba dari Makassar

Tayang:
TribunTernate.com/Sansul Sardi
HAJI 2026 - Ketua PPIHD Maluku Utara, Asrul Gailea. Ia menjelaskan bahwa saat ini PPIHD Maluku Utara terus mematangkan persiapan penjemputan jemaah haji yang dijadwalkan mulai tiba di tanah air pada Juni 2026 mendatang. Salah satu yang disepakati adalah efisiensi pemulangan jemaah asal Kabupaten Kepulauan Sula yang tergabung dalam Kloter 13. 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Maluku Utara terus mematangkan persiapan penjemputan jemaah haji yang dijadwalkan mulai tiba di tanah air pada Juni 2026 mendatang.

Ketua PPIHD Maluku Utara, Asrul Gailea, mengatakan koordinasi lintas sektor bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama serta kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten/Kota telah dilakukan guna memastikan proses pemulangan jemaah berjalan lancar.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Sekretariat PPIHD Maluku Utara, Ternate, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Pemprov Malut Serukan Diversifikasi Ekonomi Nontambang, Antisipasi Perlambatan Ekonomi

Ketua PPIHD Maluku Utara, Asrul Gailea.
Ketua PPIHD Maluku Utara, Asrul Gailea. (TribunTernate.com/Sansul Sardi)

“Salah satu poin penting yang disepakati adalah efisiensi pemulangan jemaah asal Kabupaten Kepulauan Sula yang tergabung dalam Kloter 13,” ujar Asrul Gailea.

Menurutnya, sejumlah jemaah asal Kepulauan Sula nantinya tidak lagi diinapkan di Asrama Haji Ternate setelah tiba dari Makassar.

Asrul menjelaskan, jemaah Kloter 13 dijadwalkan tiba di Ternate dari Makassar pada 12 Juni 2026 pagi. Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIT, jemaah asal Kepulauan Sula akan langsung diberangkatkan menuju daerah asal menggunakan maskapai Trigana Air.

Untuk mendukung kenyamanan jemaah selama menunggu penerbangan lanjutan, PPIHD Maluku Utara telah menyiapkan skema pelayanan khusus di bandara.

“Sistem pelayanan akan dipusatkan di bandara, mulai dari ruang tunggu yang representatif hingga konsumsi seperti snack dan makanan berat. Semua panitia sudah standby,” jelas Asrul.

Selain Kepulauan Sula, PPIHD Maluku Utara juga tengah mempertimbangkan penerapan skema serupa bagi jemaah asal Halmahera Barat, karena faktor kedekatan geografis. Namun, kebijakan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat finalisasi.

Sementara itu, berdasarkan jadwal sementara pemulangan jemaah haji, PPIHD Maluku Utara merilis estimasi kedatangan dua kloter pertama.

Kloter 13 dijadwalkan berangkat dari Jeddah pada 10 Juni 2026 dan tiba di Makassar pada 11 Juni pukul 10.00 WITA. Selanjutnya, jemaah diterbangkan ke Ternate pada 12 Juni pukul 06.00 WITA dan diperkirakan tiba pukul 08.55 WIT untuk penerbangan pertama, serta pukul 14.20 WIT untuk penerbangan kedua.

Sementara Kloter 15 dijadwalkan tiba di Makassar pada 12 Juni pukul 22.30 WITA dan akan mendarat di Bandara Sultan Babullah Ternate pada 14 Juni pukul 08.55 WIT untuk penerbangan pertama, serta pukul 14.20 WIT untuk penerbangan kedua.

Asrul yang juga menjabat Kepala Biro Kesra Maluku Utara turut menyampaikan kondisi terkini para jemaah haji asal Maluku Utara di Tanah Suci. Menurutnya, berdasarkan laporan berkala dari Kanwil Kementerian Agama, seluruh jemaah dalam kondisi sehat.

"Memang sempat ada beberapa jemaah yang mengalami penurunan kondisi fisik dan harus mendapatkan perawatan. Namun, perawatannya hanya berlangsung singkat dan sekarang kondisi mereka sudah kembali pulih,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Maluku Utara dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

“Kita doakan seluruh jemaah bisa kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Asrul. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved