Kamis, 21 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BPOM di Sofifi

Sinergi BPOM dan Ormas Wujudkan Pangan Aman Melalui Kader Keamanan Pangan

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader keamanan pangan dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat

Tayang:
Sinergi BPOM dan Ormas Wujudkan Pangan Aman Melalui Kader Keamanan Pangan - Ketua-Tim-Kerja-Pemberdayaan-Kader-Keamanan-Pangan-dan-Jejaring-Lembaga-Dyah-Sulistyorini.jpg
Dok BPOM di Sofifi
Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Kader Keamanan Pangan dan Jejaring Lembaga, Dra. Dyah Sulistyorini.
Sinergi BPOM dan Ormas Wujudkan Pangan Aman Melalui Kader Keamanan Pangan - ermanto-siahaan_rilis-bpom.jpg
Dok BPOM di Sofifi
Kepala BPOM di Sofifi Ermanto Siahaan.
Sinergi BPOM dan Ormas Wujudkan Pangan Aman Melalui Kader Keamanan Pangan - pemaparan-materi_rilis-bpom-di-sofifi.jpg
Dok BPOM di Sofifi
Pemaparan materi terkait keamanan pangan yang disampaikan oleh tim PMPU Pangan Olahan dan Balai POM di Sofifi.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE -  Balai POM di Sofifi bersama tim Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Pangan Olahan BPOM RI menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis kepada Kader Keamanan Pangan 

Kegiatan berlangsung di Poltekkes Kemenkes Ternate, Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kecamatan Ternate Selatan, selama dua hari mulai Rabu hingga Kamis, 21 Mei 2026.

Turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta calon kader keamanan pangan dari berbagai organisasi masyarakat di Maluku Utara.

Baca juga: Momentum Hari Jamu Nasional 2026, Kepala BPOM di Sofifi Edukasi Bahaya Jamu Berbahan Kimia Obat

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SAPA Kader Inklusif dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin keempat terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan melalui Zoom Meeting, serta dihadiri secara daring oleh Direktur PMPU Pangan Olahan, Agus Yudi Prayudana, S.Farm, Apt. MM.

Dalam laporan kegiatan, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Kader Keamanan Pangan dan Jejaring Lembaga, Dra. Dyah Sulistyorini, Apt, M.Sc, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme organisasi kemasyarakatan di Maluku Utara.

Ia menyebutkan bahwa jumlah pendaftar calon kader keamanan pangan merupakan yang terbanyak dibandingkan daerah lain, meskipun peserta yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini dibatasi sebanyak 50 orang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PMPU Pangan Olahan menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi aspek yang sangat penting, karena pangan yang aman merupakan prasyarat untuk mencapai masyarakat yang sehat dan berkualitas. Tanpa pangan yang aman, pemenuhan gizi yang optimal tidak akan tercapai.

Ia juga berharap para kader keamanan pangan dapat menjadi perpanjangan tangan BPOM dalam menyampaikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, baik melalui interaksi langsung di lingkungan masyarakat maupun melalui media sosial.

Kepala Balai POM di Sofifi, Ermanto Siahaan, S.Farm, Apt, juga menyampaikan bahwa keberadaan kader keamanan pangan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader dapat menjadi mitra BPOM dalam menyebarluaskan informasi terkait pangan yang aman, bermutu, dan bergizi."

"Peran aktif kader di tengah masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Adapun Kegiatan Bimbingan Teknis ini memiliki rangkaian materi terkait keamanan pangan yang disampaikan oleh tim PMPU Pangan Olahan dan Balai POM di Sofifi.

Selain itu, peserta juga akan mengikuti sesi microteaching serta praktik pelaksanaan KIE secara mandiri oleh kader, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader keamanan pangan dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

Sinergi antara BPOM, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan pangan yang lebih aman dan sehat di Kota Ternate maupun wilayah Maluku Utara secara umum. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved