Kamis, 28 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Siapkan Solusi Tol Laut dan Stasiun Pengisian LPG Sendiri

Untuk mengatasi persoalan distribusi LPG dan tingginya biaya transportasi, Gubernur Maluku Utara Sherly Loas tengah upayakan penambahan rute tol laut

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
KEBIJAKAN: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos pada sebuah kesempatan baru-baru ini. Untuk mengatasi persoalan distribusi dan tingginya biaya transportasi LPG, ia tengah mengupayakan penambahan rute tol laut guna memperlancar pasokan elpiji ke daerah-daerah di Maluku Utara 
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menanggapi kenaikan harga LPG yang saat ini dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah
2. Menurut Sherly Laos, penetapan harga LPG merupakan kewenangan pemerintah pusat (Pempus).
3. Sementara Pemda saat ini fokus mencari solusi untuk menekan biaya distribusi dan logistik, agar harga di tingkat masyarakat bisa lebih stabil

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menanggapi kenaikan harga LPG yang saat ini dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah.

Menurut Sherly Laos, penetapan harga LPG merupakan kewenangan pemerintah pusat (Pempus).

Sementara pemerintah daerah saat ini fokus mencari solusi untuk menekan biaya distribusi dan logistik, agar harga di tingkat masyarakat bisa lebih stabil.

"Harga LPG itu dari pusat, jadi kita hanya mengikuti, tetapi saat ini sedang dikoordinasikan solusi agar biaya logistik bisa lebih murah, "ujar Sherly Laos, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Implementasi Program Akselerasi Menteri Imipas, Imigrasi Ternate Bagi Daging Kurban untuk Warga

Ia menjelaskan, selama ini distribusi LPG untuk Maluku Utara masih bergantung pada pasokan dari Ambon, karena daerah tersebut sudah memiliki fasilitas pengisiannya sendiri.

"Saat ini kita masih mengambil elpiji dari Ambon karena di sana sudah ada tempat pengisian sendiri, sementara Maluku Utara belum memiliki fasilitas itu, "katanya.

Untuk mengatasi persoalan distribusi dan tingginya biaya transportasi, Sherly Loas tengah mengupayakan penambahan rute tol laut guna memperlancar pasokan elpiji ke daerah-daerah di Maluku Utara.

Selain itu, ia juga berencana menghadirkan fasilitas pengisian LPG sendiri agar ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat dikurangi.

KONSUMSI: Kapal muatan LPG dari Ambon, Maluku sandar di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Sabtu (25/4/2026)
Kapal muatan LPG dari Ambon, Maluku sandar di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Sabtu (25/4/2026) (Dok Pertamina)

"Mudah-mudahan ke depan kita sudah punya tempat pengisian LPG sendiri, "harap Sherly Laos.

Baca juga: Rektor Unkhair Ternate Menyerahkan Daging Kurban kepada Mahasiswa

Sambung Sherly Laos, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan anggaran miliaran rupiah dan saat ini masih dalam tahap verifikasi lapangan.

Meski belum merinci lokasi maupun nilai anggaran secara terbuka, ia memastikan proyek tersebut sedang dipersiapkan dan ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

"Sekarang masih tahap verifikasi lapangan, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa mulai dikerjakan, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved