Pemprov Malut
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Siapkan Solusi Tol Laut dan Stasiun Pengisian LPG Sendiri
Untuk mengatasi persoalan distribusi LPG dan tingginya biaya transportasi, Gubernur Maluku Utara Sherly Loas tengah upayakan penambahan rute tol laut
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menanggapi kenaikan harga LPG yang saat ini dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah
2. Menurut Sherly Laos, penetapan harga LPG merupakan kewenangan pemerintah pusat (Pempus).
3. Sementara Pemda saat ini fokus mencari solusi untuk menekan biaya distribusi dan logistik, agar harga di tingkat masyarakat bisa lebih stabil
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menanggapi kenaikan harga LPG yang saat ini dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah.
Menurut Sherly Laos, penetapan harga LPG merupakan kewenangan pemerintah pusat (Pempus).
Sementara pemerintah daerah saat ini fokus mencari solusi untuk menekan biaya distribusi dan logistik, agar harga di tingkat masyarakat bisa lebih stabil.
"Harga LPG itu dari pusat, jadi kita hanya mengikuti, tetapi saat ini sedang dikoordinasikan solusi agar biaya logistik bisa lebih murah, "ujar Sherly Laos, Kamis (28/5/2026).
Baca juga: Implementasi Program Akselerasi Menteri Imipas, Imigrasi Ternate Bagi Daging Kurban untuk Warga
Ia menjelaskan, selama ini distribusi LPG untuk Maluku Utara masih bergantung pada pasokan dari Ambon, karena daerah tersebut sudah memiliki fasilitas pengisiannya sendiri.
"Saat ini kita masih mengambil elpiji dari Ambon karena di sana sudah ada tempat pengisian sendiri, sementara Maluku Utara belum memiliki fasilitas itu, "katanya.
Untuk mengatasi persoalan distribusi dan tingginya biaya transportasi, Sherly Loas tengah mengupayakan penambahan rute tol laut guna memperlancar pasokan elpiji ke daerah-daerah di Maluku Utara.
Selain itu, ia juga berencana menghadirkan fasilitas pengisian LPG sendiri agar ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat dikurangi.
"Mudah-mudahan ke depan kita sudah punya tempat pengisian LPG sendiri, "harap Sherly Laos.
Baca juga: Rektor Unkhair Ternate Menyerahkan Daging Kurban kepada Mahasiswa
Sambung Sherly Laos, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan anggaran miliaran rupiah dan saat ini masih dalam tahap verifikasi lapangan.
Meski belum merinci lokasi maupun nilai anggaran secara terbuka, ia memastikan proyek tersebut sedang dipersiapkan dan ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.
"Sekarang masih tahap verifikasi lapangan, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa mulai dikerjakan, "tandasnya. (*)
| Pemprov Malut Target Tambah Bantuan Sapi Kurban Jadi 150 Ekor di Tahun Depan |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Harga Pangan di Maluku Utara Relatif Stabil Namun Fluktuatif |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Presiden Prabowo Kirim 11 Ekor Sapi Kurban ke Maluku Utara |
|
|---|
| Pemprov Malut Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Transportasi Darat Lewat BPJS Ketenagakerjaan |
|
|---|
| Sidak Jelang Idul Adha 2026, Pemprov Malut Pastikan Stok dan Harga Sembako di Ternate Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gubernur-Malut-Sherly-Laos.jpg)