Pemkab Halmahera Tengah
RSUD Weda Masuk Program PHTC, Pemkab Halteng Ikuti Penandatanganan Kontrak Konstruksi
Penandatanganan kontrak ini merupakan bagian dari program strategis nasional Kementerian Kesehatan dalam memperkuat pemerataan layanan kesehatan
Penulis: Amri Bessy | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Pemkab Halmahera Tengah mengikuti penandatanganan kontrak pembangunan RSUD Weda dalam program PHTC Group 4 Kementerian Kesehatan RI secara virtual.
- RSUD Weda menjadi salah satu dari lima lokus pembangunan nasional, bersama RS di Minahasa Tenggara, Boltim, Konawe Utara, dan Mamuju Tengah.
- Program ini merupakan proyek strategis nasional untuk meningkatkan layanan kesehatan, dengan target penyelesaian sebelum Januari 2027 dan pengawasan ketat dari berbagai lembaga.
TRIBUNTERNATE.COM, WEDA - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti penandatanganan kontrak konstruksi terintegrasi rancang bangun pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk lima lokus Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Group 4 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Bupati Halmahera Tengah itu dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Plt Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, serta Direktur RSUD Weda.
Penandatanganan kontrak ini merupakan bagian dari program strategis nasional Kementerian Kesehatan dalam memperkuat pemerataan layanan dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di berbagai daerah.
Baca juga: Bupati Halmahera Tengah Terima Kunjungan BWS Malut, Bahas Penanganan Banjir di Kota Weda
Lima rumah sakit menjadi lokus pembangunan pada PHTC Group 4, meliputi RSUD Mitra Sehat Kabupaten Minahasa Tenggara, RSUD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, RSUD Kabupaten Konawe Utara, RSUD Kabupaten Mamuju Tengah, dan RSUD Weda Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya, menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia.
Ia menekankan bahwa seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan secara profesional, tepat waktu, dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
Untuk memastikan hal tersebut, pemerintah pusat melibatkan berbagai unsur pengawasan, mulai dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Kejaksaan Agung melalui Jamintel, Kantor Staf Presiden (KSP), hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Azhar Jaya, progres pelaksanaan program PHTC hingga saat ini menunjukkan perkembangan positif. Pada Gelombang 3, sembilan dari sepuluh paket pekerjaan dinyatakan lolos kualifikasi, sementara satu paket lainnya dihentikan karena kendala administratif.
Sementara itu, pada Gelombang 4, sebagian besar paket pekerjaan telah menyelesaikan tahapan verifikasi dan siap memasuki fase pelaksanaan konstruksi.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan seluruh kontraktor pelaksana agar mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan, yakni sebelum Januari 2027, dengan tetap mengedepankan mutu bangunan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
Hal tersebut penting mengingat rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan publik yang beroperasi selama 24 jam dan harus mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil menyambut baik dimulainya tahapan pembangunan RSUD Weda melalui program strategis nasional tersebut.
Menurutnya, Pemkab Halmahera Tengah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembangunan agar dapat berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal.
"Melalui pembangunan RSUD Weda ini, diharapkan kapasitas layanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Tengah semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan pelayanan medis tertentu,"tandasnya.(*)
| Bupati Halmahera Tengah Terima Kunjungan BWS Malut, Bahas Penanganan Banjir di Kota Weda |
|
|---|
| 38 ASN Berebut 10 Jabatan Eselon II Pemkab Halteng, Bupati dan Wabup Jadi Penguji |
|
|---|
| Respon Keluhan Warga, Bupati Halteng Ikram M Sangadji Tinjau Jembatan Roboh di Patani Barat |
|
|---|
| Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026, Bupati Halteng Ajak Warga Lawan Intoleransi dan Radikalisme |
|
|---|
| Genjot Akses Digital, Bupati HalmaheranTengah Tinjau Pembangunan Tower 42 Meter di Desa Sakam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pemkab-halmahera-tengah_zoom-meeting.jpg)