Orang Hilang di Taliabu
Sempat Hilang dan Terombang-ambing di Laut, Nelayan di Taliabu Ditemukan Selamat
Berdasarkan pengakuan La Rajiu setelah dievakuasi, petaka yang menimpanya bermula pada Jumat (28/5/2026), mesin kapal terbakar setelah itu mati total
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Seorang nelayan asal Desa Lede, Pulau Taliabu bernama La Rajiu (59) dilaporkan hilang di perairan setempat sejak Sabtu (29/5/2026)
2. Setelah 3 hari terombang-ambing di lautan, La Rajiu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat
3. Kabar hilangnya La Rajiu pertama kali dilaporkan oleh sang istri, Surati (58) ke pemerintah desa setempat pada Senin (1/6/2026)
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Seorang nelayan asal Desa Lede, Pulau Taliabu bernama La Rajiu (59) dilaporkan hilang di perairan setempat sejak Sabtu (29/5/2026).
Setelah 3 hari terombang-ambing di lautan, La Rajiu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kabar hilangnya La Rajiu pertama kali dilaporkan oleh sang istri, Surati (58) ke pemerintah desa setempat pada Senin (1/6/2026).
Ia melaporkan hal tersebut karena suaminya tak kunjung pulang sejak melaut pada akhir pekan.
Baca juga: Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pembelajaran, Pengurus MKKS dan MGMP Ternate Dilantik
Merespons laporan, tim gabungan dari Personel Polsubsektor Lede, anggota BPBD, keluarga serta warga dan nelayan setempat langsung bergerak melakukan pencarian.
Detik-detik penemuan
Beruntung proses pencarian tidak memakan waktu lama, tim gabungan itu mendeteksi keberadaan La Rajiu pada Senin (1/6/2026) siang.
Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi menjelaskan, yang bersangkutan ditemukan sekitar pukul 11:00 WIT setelah tim melihat sebuah perahu ketinting terombang-ambing dari kejauhan.
"Saat didekati, tim menemukan dia (La Rajiu) berada di dalam perahunya, "kata Kapolres melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2026).
"La Rajiu kemudian dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara perahunya diderek kembali ke Desa Lede, "lanjutnya.
Kronologis, berawal dari kebakaran mesin
Berdasarkan pengakuan La Rajiu setelah dievakuasi, petaka yang menimpanya bermula pada Jumat (28/5/2026) malam sekitar pukul 22:00 WIT saat ia sedang beristirahat di dalam perahu.
Baca juga: Pemuda Merah Putih Apresiasi Langkah Cepat Bupati Halmahera Timur Tinjau Lokasi Banjir
- Muncul percikan api: La Rajiu tiba-tiba mencium bau bensin menyengat, disusul munculnya kobaran api dari salah satu dari dua mesin merk Yasuka 25 PK miliknya.
- Panik dan padamkan api: Dalam kondisi panik di tengah laut, La Rajiu langsung menyiramkan air laut untuk memadamkan api agar tidak membakar seluruh perahu.
- Mesin mati total: Meski api berhasil padam, kebakaran membuat mesin perahunya rusak parah dan mati total.
Akibat mesin yang tidak lagi berfungsi, La Rajiu hanya bisa pasrah dan bertahan di dalam perahu ketintingnya yang terbawa arus selama tiga hari, sebelum akhirnya diselamatkan oleh tim gabungan. (*)
| Dikbud Malut Perketat Seleksi Kepala Sekolah, Rekrutmen Dibuka Lewat Sistem Kemendikdasmen |
|
|---|
| 38 ASN Berebut 10 Jabatan Eselon II Pemkab Halteng, Bupati dan Wabup Jadi Penguji |
|
|---|
| 4 Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Kamis 4 Mei 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki |
|
|---|
| 4 Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci Kamis 4 Mei 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki |
|
|---|
| 12 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 3 Juni 2026: Nasib, Rezeki dan Peluang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Warga-jemput-nelayan-yang-hilang-di-perairan-Desa-Lede-Pulau-Taliabu.jpg)