Jumat, 5 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Selebrasi Lokal 2026

Jelang Piala Dunia 2026, Polda Malut Imbau Warga Tak Berlebihan dalam Fanatisme Suporter

Pada momentum empat tahun sekali ini, Polda Malut berharap masyarakat bisa tetap menjaga keamanan bersama

Tayang:
TribunTernate.com/Randi Basri
PIALA DUNIA - Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Teguh Kariyadi, Selasa (19/5/2026). Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak menunjukkan fanatisme berlebihan terhadap tim favorit di momentum Piala Dunia 2026. Hal ini ia sampaikan saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Polda Maluku Utara mengimbau warga tidak berlebihan dalam fanatisme suporter jelang Piala Dunia 2026.
  • Masyarakat diminta menjaga sportivitas dan menghindari konflik akibat perbedaan dukungan.
  • Polda Malut menyiapkan pengamanan, termasuk pengawasan nobar, konvoi, dan razia miras.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Menyambut Piala Dunia 2026, Polda Maluku Utara ingatkan masyarakat untuk tidak menunjukkan fanatisme berlebihan terhadap tim favorit.

Hal ini disampaikan Karo Ops Polda Maluku Utara Kombes Pol Teguh Kariyadi. Ia berharap, pada momentum empat tahun sekali ini, masyarakat bisa tetap menjaga keamanan bersama.

“Kita dari Polda dan jajaran Polres di Maluku Utara mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan merayakan pesta bola ini perbedaan dukungan adalah hal yang lumrah dalam dunia olahraga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Baca juga: SDM Polda Malut Proses PTDH Dua Oknum Polisi Polres Ternate atas Kasus Asusila

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Teguh Kariyadi.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Teguh Kariyadi. (TribunTernate.com/Randi Basri)

Ia juga mengingatkan agar masyarakat dapat menyikapi secara dewasa serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, terkait dengan adanya perbedaan dukungan. 

“Jangan karena berbeda dukungan, kemudian saling mengejek, menghina, hingga memprovokasi yang dapat memicu konflik,” ucapnya.

Momentum Piala Dunia, kata Kombes Pol Teguh Kariyadi, seharusnya menjadi sarana hiburan yang mempererat silaturahmi, bukan justru memicu perpecahan. 

Mengingat sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari di Maluku Utara, kepolisian tentunya berharap momentum ini dapat berjalan aman.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polda Maluku Utara bersama jajaran Polres akan mengintensifkan langkah preventif, edukatif, dan pengawasan ketat selama turnamen berlangsung.

Polda Malut dan Polres jajaran akan berupaya semaksimal mungkin agar perayaan bola bisa berjalan dengan aman.

“Saat ini akan kita buat petaan lokasi-lokasi ramai seperti nobar dan lainya tersebar di seluruh 10 Kabupaten Kota di Maluku Utara,” katanya.

“Nanti kita atur kalau konvoi kita usahakan tidak saling bertemu tim, nanti kita pisahkan jalur sehingga tidak terjadi berhadapan,” ujarnya.

“Kita juga akan perketat dan razia miras bagi suporter yang kedapatan mengkonsumsi miras maka akan ditahan dan dilakukan pengarahan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved