Senin, 8 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Selebrasi Lokal 2026

Pemkot Ternate Siapkan Kampung Piala Dunia 2026 di Benteng Oranje

Pemkot Ternate mengimbau seluruh masyarakat yang hadir nantinya tetap menjaga kebersihan, ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkot Ternate
KOMPETISI: Taman Film Fort Oranje Ternate. Satu dari sekian cagar budaya ini akan disulap menjadi Kampung Piala Dunai 2026 
Ringkasan Berita:1. Pemkot Ternate tengah bersiap memanjakan pencinta sepakbola dengan menggelar nobar skala besar sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026
2. Agenda seru ini akan dipusatkan di Taman Film Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Maluku Utara
3. Sekkot Ternate Rizal Marsaoly menjelaskan, selain memberikan hiburan gratis, acara ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi ruang publik sebagai tempat interaksi positif masyarakat

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemkot Ternate tengah bersiap memanjakan pencinta sepakbola dengan menggelar nonton bareng (nobar) skala besar sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026.

Agenda seru ini akan dipusatkan di Taman Film Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Maluku Utara.

Sekkot Ternate Rizal Marsaoly menjelaskan, selain memberikan hiburan gratis, acara ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi ruang publik sebagai tempat interaksi positif masyarakat.

"Piala Dunia tahun ini memiliki daya tarik tersendiri karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara dan berlangsung di 3 negara tuan rumah (AS, Kanada dan Meksiko)."

Baca juga: Bak Los Galacticos, Ini Daftar Skuad Mewah Boombastic FC Ternate di Gurabati Open Turnamen 2026

"Kami ingin menghadirkan semangat dan kemeriahan tersebut agar dirasakan langsung oleh masyarakat, "ungkap Rizal dalam keterangan tertulis, Kamis (5/6/2026).

Kenapa Benteng Oranje?

Kawasan bersejarah ini dipilih bukan tanpa alasan, Pemkot Ternate mempertimbangkan beberapa faktor strategis, di antaranya:

1. Lokasi Strategis: Berada tepat di pusat kota dan merupakan ruang publik yang sangat representatif.

2. Kapasitas Luas: Area terbuka yang dinilai mampu menampung tingginya antusiasme penonton dalam skala besar.

KOMPETISI: Taman Film Fort Oranje Ternate. Satu dari sekian cagar budaya ini akan disulap menjadi Kampung Piala Dunai 2026
KOMPETISI: Taman Film Fort Oranje Ternate. Satu dari sekian cagar budaya ini akan disulap menjadi Kampung Piala Dunai 2026 (Dok Pemkot Ternate)

3. Nilai Historis: Merupakan salah satu situs cagar budaya penting kebanggaan Kota Ternate.

Untuk memperkuat atmosfer kompetisi, Pemkot Ternate akan menyulap kawasan ini menjadi "Kampung Piala Dunia" yang dihiasi dekorasi tematik dan bendera dari berbagai negara peserta.

Dampak ekonomi bagi UMKM

Tidak hanya menjadi sarana hiburan, perhelatan ini diproyeksikan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.

Tingginya jumlah pengunjung yang diprediksi memadati lokasi akan menjadi peluang emas bagi para pelaku UMKM yang beraktivitas di sekitar Benteng Oranje.

Antisipasi perbedaan waktu dan kesiapan teknis

Mengingat Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Utara, terdapat perbedaan zona waktu yang cukup signifikan dengan wilayah Indonesia Timur (WIT).

Karena itu saat ini Pemkot Ternate sedang memetakan jadwal pertandingan.

"Kami sedang menyusun daftar pertandingan yang menarik dan memungkinkan untuk ditonton masyarakat pada waktu yang lebih sesuai, "jelas Rizal Marsaoly.

Fasilitas pendukung, kebersihan dan kenyamanan pengunjung juga sedang dipersiapkan matang lewat koordinasi lintas sektor.

Legalitas nyaman dan aman (100 persen gratis!)

Masyarakat tidak perlu khawatir soal legalitas acara sebab Pemkot Ternate memastikan aspek hukum kegiatan ini aman:

1. Izin hak siar: Sudah resmi mengantongi izin penayangan dari TVRI selaku pemegang hak siar resmi.

Baca juga: Menatap Piala Dunia 2026: Zulham Zamrun Jagokan Portugal dan Cerita Gila Bola di Ternate

2. Izin keramaian: Saat ini sedang diproses di Polres Ternate demi menjaga ketertiban pelaksanaan.

Di akhir penyampaiannya, Rizal Marsaoly menegaskan bahwa acara nobar ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya.

"Saya mewakili pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat yang hadir nantinya tetap menjaga kebersihan, ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas demi kenyamanan bersama di kawasan cagar budaya ini, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved