Senin, 15 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BPJS Kesehatan

Saat Amputasi Tak Terhindarkan, JKN Jadi Penopang Harapan Keluarga Surianti

Manfaat nyata ini dirasakan oleh Surianti Sangaji, warga Desa Wamama, Morotai Selatan, yang merasa sangat terbantu oleh program JKN

Tayang:
BPJS Kesehatan
JKN - Surianti Sangaji, warga Desa Wamama, Morotai Selatan, yang merasa sangat terbantu oleh program JKN saat menemani mertuanya berobat. Bagi Surianti, pengalaman ini menjadi bukti bahwa kehadiran Program JKN bukan sekadar perlindungan kesehatan, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi keluarga di tengah situasi yang penuh kekhawatiran. 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Siapa pun pasti ingin keluarganya selalu sehat. Tapi saat penyakit datang tiba-tiba, asuransi kesehatan jadi hal yang sangat disyukuri.

Manfaat nyata ini dirasakan oleh Surianti Sangaji, warga Desa Wamama, Morotai Selatan, yang merasa sangat terbantu oleh program JKN saat menemani mertuanya berobat.

Bagi Surianti, pengalaman ini menjadi bukti bahwa kehadiran Program JKN bukan sekadar perlindungan kesehatan, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi keluarga di tengah situasi yang penuh kekhawatiran.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Optimalisasi Program JKN

Surianti Sangaji_bpjs kesehatan_jkn
JKN - Surianti Sangaji, warga Desa Wamama, Morotai Selatan, yang merasa sangat terbantu oleh program JKN saat menemani mertuanya berobat.

Ia menceritakan bahwa awalnya kondisi kesehatan sang mertua terlihat seperti luka biasa pada bagian kaki. Keluarga sempat menganggap luka tersebut dapat sembuh dengan pengobatan sederhana di rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi justru semakin memburuk.

“Awalnya hanya luka kecil di kaki dan kami pikir tidak terlalu berbahaya. Kami hanya memberikan pengobatan seadanya. Tetapi beberapa bulan terakhir, lukanya semakin melebar, warna kaki mulai menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap,” ungkap Surianti, Jumat (12/6/2026).

Melihat kondisi yang terus menurun, keluarga akhirnya memutuskan membawa sang mertua ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan komplikasi akibat diabetes melitus dan membutuhkan tindakan medis segera.

Kabar tersebut menjadi momen yang sangat berat bagi keluarga. Dokter menjelaskan bahwa untuk mencegah kondisi yang lebih serius, tindakan amputasi harus segera dilakukan.

“Saat mendengar dokter menyampaikan bahwa kaki ibu harus diamputasi, kami sangat terkejut. Kami memikirkan kondisi kesehatan ibu, tetapi di saat yang sama kami juga memikirkan bagaimana biaya pengobatan yang harus disiapkan,” kenangnya.

Di tengah rasa cemas tersebut, keluarga memperoleh penjelasan dari petugas kesehatan bahwa biaya pelayanan kesehatan dapat dijamin melalui Program JKN karena status kepesertaan BPJS Kesehatan masih aktif.

Informasi itu menjadi titik balik yang memberikan ketenangan bagi keluarga.

“Kami sangat lega karena ternyata biaya pengobatan ditanggung melalui BPJS Kesehatan. Dari situ kami bisa lebih fokus mendampingi ibu menjalani perawatan dan proses pemulihan tanpa dibayangi kekhawatiran soal biaya,” ujar Surianti.

Tidak hanya mendapatkan jaminan pembiayaan, Surianti juga mengaku memperoleh pengalaman pelayanan kesehatan yang baik selama proses perawatan berlangsung.

Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan pendampingan dan penjelasan yang membantu keluarga memahami tahapan pengobatan yang dijalani.

Pengalaman tersebut membuat Surianti semakin menyadari pentingnya menjadi peserta aktif Program JKN. Ia menilai, perlindungan kesehatan bukan hanya kebutuhan saat sakit, tetapi bentuk kesiapan keluarga menghadapi kondisi yang tidak dapat diprediksi.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved