Pemkab Pulau Taliabu
Dinas Kesehatan Taliabu Target Percepatan Eliminasi Malaria
"Pemetaan untuk eliminasi malaria sudah dilakukan di Desa Natang Kuning dan Desa Tolong, "kata Kadis Kesehatan Taliabu Kuraisia Marsaoly
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Sekarang ini Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Maluku Utara sedang bekerja maksimal dalam rangka menargetkan percepatan eleminasi malaria menuju Indonesia Emas pada 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly mengatakan, saat ini bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) sedang melakukan pemetaan kasus.
Sehingga ke depannya petugas kesehatan pada OPD yang ia pimpin dapat mengintervensi dengan mudah.
"Dan kami telah melakukan pemetaan kasus yang dimaksud agar diintervensi ke depannya, "tuturnya Kuraisia, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Kepala Pemberitaan DPD RI Budi Fitra Akui Tribun Ternate Jadi Rujukan Informasi Nasional
Kuraisia menyampaikan, pemetaan untuk eliminasi malaria sudah dilakukan di Desa Natang Kuning dan Desa Tolong.
Setelah keduanya didapat hasil pemetaannya, pihaknya juga akan bergeser ke desa lainnya.
"Kami memulai di dua desa sebagai langkah intervensi langsung, "kata Kuraisia Marsaoly.
Dari dua desa ini menjadi patokan untuk desa-desa yang lain, karena ada desa lokus untuk diintervensi lebih maksimal, "ujarnya.
Sementara Kabid Dinas Kesehatan Pulau Taliabu Sarfiani Jamaludin menambahkan, sebetulnya target nasional untuk eliminasi malaria di tahun 2030.
Namun, pihaknya sudah melakukan intervensi eliminasi malaria yaitu Mobile Migrant Population (MMP) terhadap masyarakat yang keluar masuk hutan.
"Kegiatan pertama kami melakukan kegiatan sosialisasi dan advokasi, kedua kegiatan pemetaan, dan ketiga kami akan melakukan pemeriksaan dan pengobatan massal, "tutur Sarfiani.
Baca juga: Kejari Halmahera Selatan Musnahkan 74 Jenis Barang Rampasan Termasuk Narkoba
Untuk kegiatan tersebut, Bidang P2P sudah melakukannya di 2 desa yakni Desa Natang Kuning dan Desa Tolong.
"Jadi di 2 desa ini kami memilah data antara masyarakat yang keluar masuk hutan, dan yang tidak keluar masuk hutan."
"Termasuk data pemberian obat nanti dilihat antara masyarakat yang keluar masuk hutan dan tidak keluar masuk hutan, "imbuhnya. (*)
| Tak Punya Bangunan Sekolah, Murid KB PAUD Mawar Air Nabi Desa London Taliabu Belajar di 'Para-para' |
|
|---|
| Pemkab Taliabu Tak Anggarkan Ganti Rugi, Desa Woyo Bayar Tanaman Warga Rp300 Ribu per Pohon |
|
|---|
| Wabup Taliabu La Ode Yasir Berikan Obat-obatan dan Gelar PKG di Pulau Limbo |
|
|---|
| 2 Paket CV Srikandi di Akhir 2025, Termasuk Proyek Jalan Nggele-Langganu Taliabu Rp 3,1 M |
|
|---|
| Pj Kades Penu Berganti, Warga Apresiasi Kebijakan Bupati Taliabu Sashabila Mus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dinkes-Taliabu-target-program-indonesia-emas.jpg)