Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Soal Temuan BPK di Bagian Kesra Tidore, Sahnawi Ahmad Bilang Begini

"Temuan yang dimaksudkan adalah temuan administrasi, bukan temuan atas pengelolaan anggaran, "ungkap Sahnawi Ahmad, Kabag Bina Kesra Kota Tidore

Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Faisal Amin
TEMUAN: Kepala Bagian Kersa Setda Kota Tidore Kepulauan Sahnawi Ahmad angkat bicara soal pemberitaan tentang temuan BPK di Bagian Kesra terkait insentif imam dan pendeta, Kamis (28/8/2025). Menurutnya temuan yang dimaksud hanyalah soal nomenklatur bukan pengelolaan anggaran 

Peningkatan insentif sudah termasuk dengan honorer bagi guru ngaji Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

"Di 2025 ini total anggaran untuk insentif pemuka agama dan guru ngaji itu sudah sebesar Rp 5,4 miliar, jika dibandingkan dengan 2023 Rp 4,8 miliar, "beber Sahnawi.

Ia pun merinci peruntukan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 5,4 miliar di 2025.

1. Insentif imam dan pendeta per orang senilai Rp 1,2 juta

2. Insentif sara dan pelayaan jemaat per orang senilai Rp 1 juta 20 ribu, dan

3. Insentif untuk Guru Ngaji di TPQ per orang senilai Rp 1,5 juta.

Baca juga: Pemkot Tidore Jadwalkan Gelar Pasar Murah untuk 5 Kecamatan

Penyaluran insentif bagi pemuka agama dan guru ngaji ini, dilakukan per triwulan dalam satu tahun berjalan.

"Jumlah imam sebanyak 198 orang, pendeta 6 orang, sara 922 orang, pelayaan/kemaat 49 orang dan guru ngaji (TPQ) 92 orang."

"Jumlah ini hanya untuk mereka yang ada di kelurahan, kalau bagi mereka yang di desa, sudah dibiayai melalui ADD, "cetusnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved