Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pemprov Maluku Utara Gaungkan Integritas Lewat Sosialisasi Antikorupsi 

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menekankan pentingnya integritas antikorupsi yang merujuk pada keselarasan antara ucapan, pikiran dan tindakan

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
KOMITMEN: Foto bersama pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku Utara dengan Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe usai melakukan penandatanganan pakta integritas anti korupsi yang berlangsung di kantor Gubernur di Sofifi, Senin (8/9/2025). Pada kesempatan itu Sarbin Sehe mengatakan korupsi adalah tindakan tercela yang berdampak luas terhadap pembangunan 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara gelar sosialisasi antikorupsi sekaligus penandatanganan pakta integritas di Aula Nuku, Lantai II Kantor Gubernur pada Senin (8/9/2025).

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe dalam sambutannya memberikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Dikatakan, sosialisasi antikorupsi merupakan langkah penting untuk memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme serta akuntabilitas.

"Ini bagian dari upaya kita bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi dan berorientasi pada kinerja yang tinggi, "ujarnya.

Baca juga: Kata Kapolda Maluku Utara Soal Penolakan Aktivitas KM Cantika Ekspress 08 Rute Ternate-Sofifi

Menurutnya, korupsi adalah tindakan tercela yang berdampak luas terhadap pembangunan.

KOMITMEN: Foto bersama pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku Utara dengan Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe usai melakukan penandatanganan pakta integritas anti korupsi yang berlangsung di kantor Gubernur di Sofifi, Senin (8/9/2025)
KOMITMEN: Foto bersama pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku Utara dengan Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe usai melakukan penandatanganan pakta integritas anti korupsi yang berlangsung di kantor Gubernur di Sofifi, Senin (8/9/2025) (Istimewa)

Tidak hanya merugikan negara secara finansial, praktik korupsi juga memperlambat pertumbuhan ekonomi, memperbesar angka kemiskinan hingga meningkatkan kriminalitas.

Dengan mengusung tema 'Integritas Kuat, Maluku Utara Hebat', sang wakil gubernur menekankan pentingnya integritas antikorupsi yang merujuk pada keselarasan antara ucapan, pikiran dan tindakan yang sejalan dengan nilai kejujuran, moralitas, serta norma yang berlaku.

"Integritas yang dimaksud juga selaras dengan sembilan nilai antikorupsi versi KPK, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil, "tegasnya.

Ia pun mengajak ASN untuk menjadikan integritas sebagai identitas yang melekat dalam keseharian.

ASN memegang amanah besar, bukan hanya dari institusi pemerintahan, tetapi juga dari seluruh masyarakat Maluku Utara.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Sirimau September 2025, Lengkap Rute Benoa - Makassar - Bima

"Forum hari ini adalah momentum untuk meningkatkan kesadaran kita terhadap budaya antikorupsi dan pengendalian gratifikasi."

"Integritas harus hadir secara sistematis, dibangun melalui pembiasaan, serta dijaga lewat komitmen yang konsisten, "katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh Pimpinan OPD Pemprov Maluku Utara. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved