Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Penganiayaan

Oknum Polisi di Ternate Aniaya Pacar Gegara Ditanya 'Kapan Kita Nikah?'

"Benar ada laporan itu, dan setelah laporan diterima, dia kita bawa untuk visum, "ucap Kapolsek Ternate Selatan Ipda Fatmawati Sukur

|
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
HUKUM: Yunita (kiri) ditemani seorang keluarganya usai membuat laporan di Polsek Ternate Selatan, Kota Ternate, Senin (15/9/2025). Laporan ini perihal dugaan penganiayaan sang pacar, Bripda Savero kepadanya 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Oknum polisi berinisial Bripda MS alias Savero dilaporkan atas dugaan penganiayaan ke Polsek Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara oleh kekasihnya, Yunita.

Akibat tindakan Bripda Savero, Yunita alami banyak luka memar di sejumlah tubuh

Kepada Tribunternate.com, Yunita menceritakan kronologi kejadian hingga berakhir dilaporkan.

Peristiwa itu terjadi pada 30 Agustus 2025, di mana Bripda Savero menjemputnya di rumah yang berada di Kelurahan Bastiong untuk pergi ke Kelurahan Gambesi.

Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Selasa 16 September 2025 Lengkap soal Cinta, Karier, Nomor Hoki

Tidak lama, Bripda Savero datang dan menjemputnya. Di tengah perjalanan Yunita bertanya (meminta) untuk datang ke rumah di Kelurahan Bastiong.

Tujuan pertanyaan ialah memastikan kelanjutan hubungan keduanya ke jenjang pernikahan dan segala hal terkait persiapan.

Akan tetapi Bripda Savero merasa risih dengan pertanyaan itu, sehingga berbalik arah ke rumahnya di Kelurahan Ngade.

"Sesampai di rumahnya, dia langsung pukul saya hingga bibir saya keluar darah."

"Setelah itu dia bilang jang lapor siapa-siapa (keluarga), "ucap Yunitea usai membuat laporan di Polsek, Senin (15/9/2025).

Yunita juga mengaku, sudah 6 bulan berpacaran hingga disepakati ke jenjang pernikahan.

Keluarga keduanya pun sudah sepakat untuk menikahkannya dan Bripda Savero (persiapan lamaran dan lain sebagainya).

"Sebenarnya keluarga tidak tahu, tapi entah bagaimana keluarga pun tahu."

"Karena saya dapat perlakuan kasar dari dia, makanya keluarga putuskan buat laporan Polisi."

"Laporan sudah, visum juga sudah. Sekarang saya hanya butuh keadilan dari tindakan dia ke saya, "harapnya.

Dengan demikian, Yunita dan keluarganya memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan hubungan.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved