Pemprov Malut
Evaluasi Kinerja OPD Pemprov Malut, Sherly Laos: Progres Fisik Tinggi, Serapan Anggaran Rendah
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memimpin rapat evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025 untuk sejumlah Organisasi Perangkat Daerah
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memimpin rapat evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025 untuk sejumlah OPD Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Rabu (26/11/2025).
- Sherly Laos mengungkapkan sejumlah temuan penting dalam evaluasi, terutama ketidakseimbangan antara progres pekerjaan fisik dan realisasi pencairan anggaran.
- Sherly mengungkapkan bahwa dari hasil evaluasi, pekerjaan fisik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) untuk 61 sekolah saat ini telah mencapai 80–100 persen.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memimpin rapat evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025 untuk sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Rabu (26/11/2025).
Kepada wartawan, Sherly Laos mengungkapkan sejumlah temuan penting dalam evaluasi, terutama ketidakseimbangan antara progres pekerjaan fisik dan realisasi pencairan anggaran.
Sherly mengungkapkan bahwa dari hasil evaluasi, pekerjaan fisik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) untuk 61 sekolah saat ini telah mencapai 80–100 persen.
Baca juga: UKPBJ Taliabu Batalkan Sejumlah Lelang Proyek di LPSE, Ini Alasannya
“Namun pencairan anggarannya baru sekitar 50 persen, karena ada kendala administrasi. Banyak kontraktor belum memasukkan laporan progres, sehingga dinas tidak bisa memproses pencairannya,” jelas Sherly.
Ia menegaskan hal tersebut menjadi catatan penting yang harus segera dituntaskan agar tidak mengganggu penyelesaian kegiatan tahun berjalan.
Untuk Dinas Pertanian, progres fisik dan pencairan anggaran berada pada kisaran 70 persen.
Ia menjelaskan program jalan tani tahun 2025 hanya mampu menyelesaikan 40 km, karena biaya swakelola rata-rata mencapai Rp250 juta per kilometer.
“Biaya sirtu cukup tinggi. Tahun ini kita selesaikan 6 km di Galela, dan sekitar 36 km di Tobelo dan Tobelo Utara. Targetnya pertengahan Desember harus rampung."
“Tahun 2026 kami alokasikan 100 km jalan tani. Dibagi di Halbar, Haltim, Oba, dan Gane. Dengan dua paket alat yang ada, ditargetkan selesai dalam dua bulan. Jika ada anggaran tambahan, kita akan perluas ke daerah lain yang belum tersentuh,” tambah Sherly.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Kurikulum Merdeka Halaman 131 132: Drama Sekadar Imajinasi
Kemudian, program di Dinas Pariwisata menunjukkan progres fisik sekitar 70–80 persen, sementara Dinas Kelautan dan Perikanan berada di kisaran 90 persen untuk tahun 2025.
Ia menyebutkan bahwa Dinas PUPR belum masuk dalam sesi evaluasi hari itu.
“PUPR belum dipanggil hari ini. Mereka akan dievaluasi pada Kamis besok,” katanya.
Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memastikan semua pekerjaan fisik tuntas tepat waktu dan seluruh pencairan anggaran berjalan sesuai ketentuan, agar tidak lagi menimbulkan beban hutang proyek seperti tahun-tahun sebelumnya. (*)
| 13 ASN Pemprov Malut Ikuti Pembekalan Jelang Purna Tugas |
|
|---|
| SMK Negeri di Malut Didorong Adaptif terhadap Kebutuhan Dunia Kerja |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos: Alokasi Infrastruktur Minimal 10 Persen atau RAPBD Ditolak! |
|
|---|
| Perkuat Infrastruktur, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Lobi 4 Dirjen Kementerian PU |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/EVALUASI-KINERJA-OPD-SHERLY-LAOS.jpg)