Pemkot Tidore
Raih Dua Penghargaan TP2DD, Pemkot Tidore Jadi yang Terbaik di Kawasan Nusampua
Pemkot Tidore Kepulauan, Maluku Utara, meraih 2 penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia atas capaian
Ringkasan Berita:
- Pemkot Tidore meraih 2 penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia atas capaian dan kinerja TP2DD.
- Penghargaan yang diraih Kota Tidore yaitu TP2DD Kota Terbaik III Wilayah Nusampua dan Rookie of The Year TP2DD Kota Terbaik II untuk Kawasan Nusa Tenggara-Maluku-Papua.
- Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Tidore Kepulauan, Mansur
TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan, Maluku Utara, meraih 2 penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia atas capaian dan kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan, Mansur, dalam Rapat Koordinasi Pusat Daerah (Rakorpusda) P2DD Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Ballroom Hotel Kempinski, Jalan MH. Thamrin No. 1 Jakarta, Senin (1/12/2025).
Kepala Badan Pendapatan Daerah, Mansur, mengatakan bahwa Kota Tidore Kepulauan meraih 2 penghargaan sekaligus yaitu TP2DD Kategori Kota Terbaik III Wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua, dan Rookie of The Year TP2DD kategori Kota Terbaik II untuk Kawasan Nusa Tenggara-Maluku-Papua.
Baca juga: Diblokade Motoris Speedboat di Pelabuhan Jailolo Halbar, Kapten KM Cantika Ekspres 08 Buka Suara
“Dengan penghargaan ini, kedepannya kita akan upayakan untuk memperluas lagi digitalisasi di beberapa titik, seperti di semua Pelabuhan, di Pariwisata maupun di Perindagkop untuk transaksi non tunai, ini merupakan penghargaan TP2DD yang pertama kategori Kota di Kawasan Nusampua, dan Kota Tidore juga merupakan pendatang baru yang meraih juara II terbaik,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Tribunternate.com.
Mansur menambahkan, dengan 2 penghargaan yang diraih, tentu membutuhkan dukungan dari Pimpinan dan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
Ia optimis dan menargetkan pada tahun 2026 Kota Tidore Kepulauan meraih juara I dan bisa mendapatkan insentif fiskal.
Baca juga: Alasan MV Miko Natalia 88 dan MV Trans JB Rute Jailolo - Ternate PP Stop Berlayar Sementara
Senada, Kepala Bapperida Kota Tidore Kepulauan, Saiful Bahri Latif, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, penghargaan yang diterima TP2DD merupakan upaya meningkatkan pelayanan yang prima dan mengefisiensi penggunaan anggaran.
“Artinya penggunaan digitalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sudah on the trek, atau berada di jalur yang benar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Saiful menambahkan, kedepannya pihaknya akan mengupayakan untuk ditingkatkan, sehingga percepatan dan perluasan digitalisasi bisa diimplementasikan di semua lini pelaksanaan pembangunan atau kegiatan di Lingkup Pemkot Tidore Kepulauan. (*)
| Turnamen AE Tong Coffee Cup 2026 Dibuka, Pengurus Pordi Tidore Dikukuhkan |
|
|---|
| Cegah KtP dan TPPO, PKK Tidore Libatkan Masyarakat hingga Dasa Wisma |
|
|---|
| Kreativitas Anak Muda Tidore Bersinar di Hotel Borobudur Jakarta |
|
|---|
| Tidore dan Ternate Dipromosikan di Jakarta, Ahmad Laiman: Permata Nusantara dari Timur |
|
|---|
| Cegah Kekerasan Anak, PKK Tidore Perkuat Edukasi Parenting di Pulau Maitara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/mansur-penghargaan.jpg)