Pemprov Malut
Pemprov Malut Dorong Pembangunan Berketahanan Iklim
Pemprov Maluku Utara terus memperkuat arah pembangunan yang responsif terhadap perubahan iklim
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Pemprov Maluku Utara terus memperkuat arah pembangunan yang responsif terhadap perubahan iklim.
- Hal ini ditegaskan melalui Lokakarya Diseminasi Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim yang digelar beberapa hari lalu oleh Deputi Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas.
- Forum tersebut menjadi ruang strategis menyatukan visi bahwa pembangunan daerah tidak lagi bisa mengabaikan ancaman perubahan iklim.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara terus memperkuat arah pembangunan yang responsif terhadap perubahan iklim.
Hal ini ditegaskan melalui Lokakarya Diseminasi Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim yang digelar beberapa hari lalu oleh Deputi Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas.
Sekretaris Bappeda Provinsi Maluku Utara, Herifal Naly Thomas, kepada TribunTernate.com, Sabtu (20/12/2025), mengatakan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis menyatukan visi bahwa pembangunan daerah tidak lagi bisa mengabaikan ancaman perubahan iklim.
Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Minggu 21 Desember 2025: Cinta, Karier, Nomor Hoki Lengkap
“Ketahanan iklim bukan sekadar isu lingkungan, tetapi fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Herifal.
Dalam forum tersebut, Herifal memaparkan rencana daerah dalam merancang pembangunan berketahanan iklim, dengan menempatkan karakter kepulauan sebagai dasar utama perencanaan.
Herifal menjelaskan, Maluku Utara merupakan wilayah kepulauan dengan sebagian besar wilayah berupa lautan, garis pantai yang panjang, serta masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pesisir, pertanian, dan perikanan.
Ketiga sektor tersebut merupakan sektor yang paling rentan terdampak perubahan iklim, mulai dari cuaca ekstrem, abrasi pantai, hingga ketidakpastian musim.
Untuk itu, melalui perencanaan yang adaptif dan terintegrasi, Pemprov Maluku Utara terus mendorong pengarusutamaan ketahanan iklim ke dalam seluruh dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Upaya tersebut meliputi penguatan ketahanan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, perlindungan ekosistem, serta pengembangan ekonomi yang tetap bertumbuh tanpa mengorbankan daya dukung lingkungan.
Baca juga: Tak Layak Pakai Lagi, Ratusan Aset Polda Maluku Utara Diusulkan Dihapus
“Pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi harus menjamin keselamatan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta keadilan antar generasi,” tegasnya.
Herifal menambahkan, arah pembangunan berketahanan iklim menjadi kunci untuk menjaga masa depan Maluku Utara agar tetap tangguh menghadapi tantangan global.
“Masa depan Maluku Utara tidak cukup hanya dibangun, tetapi harus dijaga. Hari ini kita merencanakan dengan kesadaran iklim, agar esok anak cucu kita tetap memiliki harapan,” pungkasnya. (*)
| Komisi V DPR RI Soroti Sejumlah Infrastruktur, di Antaranya Huntap Korban Banjir Bandang di Ternate |
|
|---|
| Komisi V DPR RI dan Pemprov Maluku Utara Bahas Konektivitas Pulau yang Masih Tertinggal |
|
|---|
| Hairiah: Semangat Raden Ajeng Kartini Relevan, Pendidikan Jadi Kunci Perempuan Maluku Utara |
|
|---|
| KPU Maluku Utara Berkantor di Sofifi, Sherly Laos: Ini Hari Bersejarah |
|
|---|
| Bappeda Maluku Utara Bedah Kinerja OPD, Rumuskan Strategi Baru untuk Percepatan Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Diseminasi-herifal-naly.jpg)