Pemprov Malut
Kemendagri dan Pemprov Maluku Utara Rakor Akselerasi Pendataan Lahan
Koperasi Merah Putih bukan sekadar program daerah, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa, termasuk di Maluku Utara
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara menegaskan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional penguatan ekonomi desa
2. Keseriusan itu diwijudkan melalui percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
3. Samsuddin: Koperasi Merah Putih bukan sekadar program daerah, melainkan instrumen strategis untuk perkuat ekonomi rakyat dari desa
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara menegaskan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional penguatan ekonomi desa.
Melalui percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Maluku Utara diproyeksikan menjadi salah satu daerah percontohan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa di Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi (Rakor) Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pendataan Lahan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Maluku Utara di kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di Kota Ternate, Jumat (19/12/2025) akhir pekan kemarin.
Rapat ini dihadiri Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Balombo serta jajaran OPD provinsi dan kabupaten/kota.
Baca juga: Peringati HAB ke 80, Kemenag Malut Berbagi Sembako
Samsuddin A Kadir menegaskan, Koperasi Merah Putih bukan sekadar program daerah, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa.
"Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui aktivitas ekonomi yang produktif dan berkelanjutan, "ujarnya saat dikonfirmasi Tribunternate.com, Senin (22/12/2025).
Dari sisi pemerintah pusat, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Balombo, menilai langkah yang ditempuh Maluku Utara sejalan dengan target pembangunan nasional di sektor koperasi.
"Pembangunan gerai koperasi ini merupakan implementasi langsung Inpres nomor 17 tahun 2025."
"Kami berharap Maluku Utara dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam menggerakkan koperasi desa, "kata La Ode.
Data Dinas Koperasi dan UKM Maluku Utara menunjukkan progres yang cukup signifikan. Dari total 1.185 koperasi desa/kelurahan, sebanyak 566 koperasi telah mengusulkan lahan, dan 42 lokasi sudah memasuki tahap awal pembangunan gerai koperasi.
Proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kota Ternate dan Tidore Kepulauan hingga Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Morotai, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maluku Utara, W.A. Zaharia, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan ini diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai simpul distribusi ekonomi desa, mencakup fungsi pergudangan, logistik, hingga pemasaran produk unggulan lokal.
"Gerai Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang terintegrasi, "jelasnya.
Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Selasa 23 Desember 2025: Cinta, Karier, Nomor Hoki Lengkap
Meski demikian, rapat juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi daerah, terutama keterbatasan ketersediaan lahan milik pemerintah serta proses legalitas yang kerap memerlukan waktu panjang.
Untuk itu, Pemprov Maluku Utara mendorong sinergi lintas sektor agar hambatan tersebut tidak mengganggu pencapaian target nasional.
"Kami membutuhkan solusi yang cepat dan konkret agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat, "tandasnya. (*)
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
| Pengawasan Hutan di Maluku Utara Masih Dikendalikan Pusat |
|
|---|
| 80 Persen Izin Pinjam Pakai Hutan di Malut untuk Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kemendagri-dan-Pemprov-Malut-Rakor-Akselerasi-Pendataan-Lahan.jpg)