Pemprov Malut
Pemprov Malut–Pemkab Halsel Kolaborasi, Paket Sembako GPM Digratiskan
Wakil Gubernur Maluku Utara , Sarbin Sehe, memimpin kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di di Halmahera Selatan, yakni Desa Tomori dan Labuha
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Wakil Gubernur Maluku Utara (Wagub Malut), Sarbin Sehe, memimpin kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di di Halmahera Selatan, yakni Desa Tomori dan Desa Labuha, Minggu (28/12/2025).
- Agenda ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
- Sarbin menekankan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat.
RILIS
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Wakil Gubernur Maluku Utara (Wagub Malut), Sarbin Sehe, memimpin kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di di Halmahera Selatan, yakni Desa Tomori dan Desa Labuha, Minggu (28/12/2025).
Agenda ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sarbin menekankan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat. Sejak November hingga Desember 2025, Pemerintah Provinsi telah menyelenggarakan pangan murah di 72 titik di seluruh wilayah Maluku Utara.
Baca juga: Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci Besok Selasa 30 Desember 2025: Cinta, Karier, Nomor Hoki
"Fokus kami adalah memastikan kesejahteraan keluarga di dapur, terutama pada momen besar seperti Natal, Tahun Baru dan Idul Fitri. Kami juga ingin memastikan masyarakat paling membutuhkan yang terdata dalam sistem dapat merasakan dampak dari kegiatan ini," katanya.
Adapun rincian 1 paket sembako yang disalurkan melalui Dinas Perindag Malut di Desa Tomori meliputi Beras 5 kg, gula pasir 2 kg dan minyak goreng 2 liter dengan harga total Rp50 ribu.
Dari jumlah itu, total paket yang disediakan sebanyak 2 ribu paket, atau dengan kata lain disediakan total beras 10 ton, gula pasir 4 ton dan minya goreng 4 ribu liter.
Sementara di Desa Labuha menurut Kadis Pangan Malut, Deny Tjan, pihaknya menyediakan 1.000 paket sembako murah, dengan total stok yang disediakan mencapai 9 ton, yang terdiri dari 5 ton beras, 2 ton gula pasir, dan 2 ribu liter minyak goreng.
Kegiatan di dua desa ini menjadi istimewa berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Paket subsidi dari Dinas Perindag dan Dinas Pangan yang semula dibanderol Rp50 ribu per paket, akhirnya digratiskan.
Baca juga: Nuansa Adat Warnai Upacara Hajat ke 775 di Kadaton Kesultanan Ternate
Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menanggung seluruh biaya paket sembako tersebut sehingga dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Menutup rangkaian acara itu, Sarbin Sehe menitipkan pesan perdamaian bagi seluruh masyarakat Halsel. Ia mengajak warga untuk menjaga tiga pilar utama persaudaraan yakni, persaudaraan seagama, persaudaraan kebangsaan dan persaudaraan kemanusiaan.
"Nilai tertinggi adalah kemanusiaan, di mana kita saling memanusiakan tanpa memandang perbedaan. Semoga semangat Natal ini mempererat silaturahmi kita semua," pungkasnya. (*)
| Rp 2,9 Triliun Diusulkan untuk Percepat Pembangunan Sofifi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Kawal Pembangunan Sabo Dam, Ternate Disiapkan Lebih Tangguh Hadapi Bencana |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Maluku Utara Beberkan PR Besar di Hadapan Komisi V DPR RI |
|
|---|
| Hadapi Ancaman Inflasi dan Cuaca Ekstrem, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Dorong Strategi 4K |
|
|---|
| Komisi V DPR RI Soroti Sejumlah Infrastruktur, di Antaranya Huntap Korban Banjir Bandang di Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/gerakan-pangan-murah-sarbin-sehe-di-Halsel.jpg)