Selasa, 26 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Aborsi di Ternate

Kasus Aborsi Kian Marak, Kapolres Ternate AKBP Anita Yulianto Bilang Begini

"Sepanjang tahun ini, ada 5 kasus aborsi yang kami tangani, "beber Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Randi Basri
HUKUM: Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto pada jumpa pers akhir tahun, Rabu (31/12/2025). 
Ringkasan Berita:1. Kasus aborsi dan temuan bayi tanpa orang tuan kian marak di Kota Ternate, Maluku Utara
2. Polisi pun lakukan penyelidikan, namun begitu belum terungkap siapa pelaku dan motif dibalik perbuatan melawan hukum itu
3. Sepanjang 2025, ada 5 kasus aborsi yang ditangani Polres Ternate

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kasus aborsi dan temuan bayi tanpa orang tuan kian marak di Kota Ternate, Maluku Utara.

Polisi pun lakukan penyelidikan, namun begitu belum terungkap siapa pelaku dan motif dibalik perbuatan melawan hukum itu.

Dari data yang diterima TribunTernate.com, sepanjang 2025, Polres Ternate menangani 5 kasus aborsi.

Data tersebut disampaikan Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto pada jumpa pers akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Baca juga: Respons Kapolres Ternate AKBP Anita Yulianto Soal Kebiasaan Warga Tutup Jalan

Aborsi adalah

"Aborsi adalah tindakan mengakhiri kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan, bisa terjadi secara spontan (keguguran) atau disengaja (induksi) menggunakan obat atau prosedur medis seperti vakum aspirasi atau kuretase, dan di Indonesia, aborsi ilegal sangat dilarang dan memiliki konsekuensi hukum serius kecuali ada indikasi medis darurat yang sangat ketat untuk menyelamatkan nyawa ibu atau kondisi janin yang parah"

Dari 5 kasus, 1 kasus di antaranya baru terjadi di Kelurahan Sasa. Dan saat ini tim penyidik terus bekerja untuk mengungkap siapa pelaku dari kasus pembuangan bayi.

"Dalam penyelidikan, kami mengalami kesulitan, namun begitu tim terus bekerja untuk ungkap siapa pelakunya."

"Kita terus kerja, apalagi yang terbaru kemarin sudah diinstruksikan langsung oleh Pak Kapolda untuk ungkap, "jelasnya.

HUKUM:  Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto pada jumpa pers akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
HUKUM: Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto pada jumpa pers akhir tahun, Rabu (31/12/2025). (TribunTernate.com/Randi Basri)

Sambungnya, terkait kasus pembuangan bayi di Kelurahan Sasa, pihaknya sudah kantongi beberapa orang berdasarkan rekaman CCTV.

"Ada beberapa kasus yang sudah kita kantongi bukti, namun kita masih pastikan lagi (bukti tambahan), "katanya.

Baca juga: Sherly Laos Ajak Masyarakat Maluku Utara Tutup 2025 dengan Doa dan Kepedulian untuk Sumatera

Tentu dengan kasus ini, Polres Ternate akan berkolaborasi dengan kelurahan hingga tokoh agama untuk melakukan pengawasan.

"Ini menjadi catatan kita ke depan, sebab kota ini merupakan akses keluar masuk masyarakat dari dan luar Maluku Utara."

"Karena itu kita akan perketat pengawasan di masing-masing kelurahan dan 'pintu masuk' (darat, laut dan udara), "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved