Pemprov Malut
Gubernur Malut Sherly Laos Wujudkan Harapan Nelayan Sidangoli Dehe, 36 Rumah Permanen Dibangun
Harapan yang lama terpendam akhirnya mulai menemukan jalannya. Setelah puluhan tahun bermukim di rumah sederhana di atas laut
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Setelah puluhan tahun bermukim di rumah sederhana di atas laut, puluhan keluarga nelayan di Desa Sidangoli Dehe, Kabupaten Halmahera Barat bersiap menapaki babak baru kehidupan yang lebih layak di daratan.
- Langkah kemanusiaan ini digerakkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, melalui kolaborasi dengan BNI lewat program CSR pada Selasa 6 Januari 2026.
- Dengan dukungan dana CSR BNI, pembangunan rumah permanen bagi 36 kepala keluarga nelayan resmi dimulai di Sidangoli Dehe.
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Harapan yang lama terpendam akhirnya mulai menemukan jalannya. Setelah puluhan tahun bermukim di rumah sederhana di atas laut, puluhan keluarga nelayan di Desa Sidangoli Dehe, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara kini bersiap menapaki babak baru kehidupan yang lebih layak di daratan.
Langkah kemanusiaan ini digerakkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Bank Negara Indonesia (BNI) lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) pada Selasa 6 Januari 2026.
Dengan dukungan dana CSR BNI, pembangunan rumah permanen bagi 36 kepala keluarga nelayan resmi dimulai di Sidangoli Dehe. Proyek tersebut ditopang oleh ketersediaan lahan seluas dua hektare yang telah dinyatakan berstatus hukum clean and clear oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga memberikan kepastian dan rasa aman bagi pelaksanaan pembangunan.
Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Kamis 8 Januari 2026, BMKG Prediksi Hujan Petir di Halmahera
Bagi warga Sidangoli Dehe, pembangunan ini menjadi titik balik penting. Selama ini mereka hidup dengan keterbatasan akses, rentan terhadap cuaca ekstrem, serta minim fasilitas dasar. Kehadiran rumah permanen di daratan tidak hanya menghadirkan hunian yang aman dan layak, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan, pendidikan, serta peluang ekonomi.
Di sisi lain, desa tetangga Domato yang telah mengikhlaskan lahan dua hektare untuk mendukung pembangunan Sidangoli Dehe, justru harus menunda rencana pembangunan perumahannya sendiri. Kendala utama masih berkaitan dengan persoalan legalitas lahan yang belum tuntas.
Menanggapi hal tersebut, Sherly Laos secara tegas meminta BPN Halmahera Barat untuk segera memperjelas status lahan di Desa Domato agar pembangunan perumahan dapat segera menyusul dengan dukungan CSR lainnya.
“BPN, Dinas Perkim, dan masyarakat harus segera duduk bersama untuk menuntaskan penyediaan lahan. Kita akan carikan sponsorship baru,” tegasnya.
Pelaksanaan proyek perumahan di Sidangoli Dehe melibatkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), BPN, hingga dukungan TNI. Tahap konstruksi diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan, dengan target hunian dapat segera ditempati oleh warga nelayan.
Tak berhenti di situ, BNI juga diharapkan berperan lebih luas melalui penyaluran kredit untuk sekitar 3.000 unit rumah subsidi di Maluku Utara sepanjang tahun ini. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program perumahan nasional dan daerah.
Seiring dengan pembangunan fisik, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mendorong penguatan kesejahteraan sosial melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Dinas Sosial akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah menggunakan aplikasi FASIH, guna memastikan penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Kamis 8 Januari 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki
Sherly pun menyampaikan apresiasi kepada BNI atas komitmen dan konsistensinya mendukung pembangunan berbasis kemanusiaan di Maluku Utara.
Menurutnya, kejelasan status lahan merupakan kunci utama percepatan program perumahan, sekaligus fondasi penting dalam membangun komunitas pesisir yang berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun masa depan masyarakat,” pungkas Sherly. (*)
| Pemprov Malut Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Batang Dua, 1.107 Warga Masih Mengungsi |
|
|---|
| Gempa M 7,6, BPBD Malut: Kerusakan Terdata di Ternate, Tidore hingga Halteng |
|
|---|
| Musrenbang Halut 2027, Muhammad Sarmin: Wadah Satukan Arah Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Sriwijaya Air Layani Penerbangan Haji Maluku Utara 2026 |
|
|---|
| Indeks Kebhinekaan Sekolah di Maluku Utata Lampaui Rata-rata Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pembangunan-rumah-di-sidangoli-sherly-laos.jpg)