DPRD Halmahera Selatan
Utang Proyek Multiyears Masih Rp 28 M, Pemkab Halmahera Selatan Janji Lunasi Tahun Ini
Proyek multiyears saat ini menjadi atensi Komisi III DPRD Halmahera Selatan karena kegiatan dengan sistem tahun jamak
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Utang pemerintah daerah ke pihak ketiga dalam proyek multiyears masih tersisa Rp 28 miliar
2. Utang puluhan miliar itu terdapat di 3 item kegiatan proyek yang dikerjakan sejak 2023
3. Salah satu proyek multiyears itu ialah penataan kawasan pantai Labuha dan pembangunan Pasar Babang
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Ketua Komisi III DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utata Safri Talib mengungkapkan bahwa utang pemerintah daerah ke pihak ketiga dalam proyek multiyears masih tersisa Rp 28 miliar.
Utang puluhan miliar itu terdapat di 3 item kegiatan proyek yang dikerjakan sejak 2023, yakni:
1. Penataan kawasan pantai Labuha dan pembangunan Pasar Babang
2. Pembangunan jalan dan jembatan di Kecamatan Bacan Selatan
3. Pembangunan Pelabuhan Semut di Desa Tuokona
Baca juga: Sampah Plastik Kepung Kawasan Tugu Pala Halmahera Selatan, Samsu Abubakar: Itu Ulah Warga
"Awalnya total utang Rp48 miliar, tapi di perubahan APBD 2025 sudah dibayar Rp20 miliar, "kata Safri usai meninjau lokasi proyek Pelabuhan Semut bersama para anggota Komisi III DPRD Halmahera Selatan, Kamis (8/1/2026).
Dikatakan, proyek multiyears saat ini menjadi atensi Komisi III DPRD karena kegiatan dengan sistem tahun jamak, waktu pekerjaannya sesuai dengan periodesasi kepala daerah.
"Oleh karena itu, kami berharap pekerjaan fisik dan relasisasi anggaran proyek multiyears harus selesai dan tidak boleh meninggalkan utang, "imbu politisi PKB ini.
Sementara Plt Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan M Idham Pora mengaku, utang proyek multiyears telah dianggarkan dalam APBD Induk 2026.
Oleh sebabnya pembayaran tetap akan dilakukan jika Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) telah diterbitkan.
"Tapi kami utamakan (pembayaran) pekerjaan yang sudah hampir 100 persen, "kata Idham usai mendampingi Komisi III DPRD Halmahera Selatan meninjau lokasi proyek pembangunan Pelabuhan Semut.
Baca juga: Idham Pora Pastikan Proyek Pelabuhan Semut Desa Tuokona Halmahera Selatan Rampung Maret 2026
"Kalau untuk Pelabuhan Semut masih Rp9 miliar, tapi kami tahan dulu sampai pekerjaan sudah 100 persen baru dicairkan," sambung Idham.
Menurutnya, seluruh item proyek multiyears ditargetkan rampung Maret 2026, terutama Pelabuhan Semut di Desa Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan.
"Untuk pelabuhan, saat ini susah 82 persen dan material pabrikannya sudah ada semua, tinggal tenaga kerjanya didatangkan, "tandasnya. (*)
| Puluhan Rumah Warga Makian Rusak Akibat Puting Beliung, DPRD Halsel Soroti Lambannya Respons Pemda |
|
|---|
| DPRD Halsel Minta PUPR Klarifikasi Tender Proyek Jalan Lapen Rp2,8 Miliar di Kasiruta Timur |
|
|---|
| Terminal Labuha Tak Kunjung Difungsikan, DPRD Halsel Minta Bupati Evaluasi Dishub |
|
|---|
| Gufran Mahmud : Anggota DPRD Halmahera Selatan Disiplin, Belum Ada Sanksi Etik |
|
|---|
| DPRD Halmahera Selatan Desak Disdukcapil Percepat Pengadaan Tinta dan Blanko e-KTP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Utang-proyek-multiyers-Pemkab-Halmahera-Selatan-ke-pihak-ketiga.jpg)