Liputan UMKM
Dari Payahe ke Maba Halmahera Timur, Angdit Aprian Hamid Merintis Mimpi Lewat Z,ee Coffee
Z,ee Coffee kini telah berjalan sekitar tujuh bulan sejak 2025. Meski terbilang baru, kedai sederhana itu mampu menghasilkan pendapatan
Penulis: Amri Bessy | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Di sudut Taman Woyogula, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, aroma kopi perlahan menjadi saksi perjuangan Angdit Aprian Hamid.
- Pemuda asal Desa Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan itu memilih merantau dan membangun usaha kecil dari nol.
- Usaha yang ia beri nama Z,ee Coffee kini telah berjalan sekitar tujuh bulan sejak 2025.
TRIBUNTERNATE.COM, MABA — Di sudut Taman Woyogula, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, aroma kopi perlahan menjadi saksi perjuangan Angdit Aprian Hamid.
Pemuda asal Desa Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan itu memilih merantau dan membangun usaha kecil dari nol.
Usaha yang ia beri nama Z,ee Coffee kini telah berjalan sekitar tujuh bulan sejak 2025.
Meski terbilang baru, kedai sederhana itu mampu menghasilkan pendapatan harian antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta, angka yang bagi Rian, sapaan akrabnya, menjadi bukti bahwa peluang usaha di Halmahera Timur terbuka lebar bagi siapa saja yang berani mencoba.
Baca juga: Ramalan Shio Anjing 2026: Waktunya Jemput Rezeki di Tahun Kuda Api
“Pendapatan itu membuat saya sadar, sebenarnya peluang usaha di Haltim sangat besar. Tinggal bagaimana kita jeli melihat kesempatan,” ujar Rian, Rabu (21/1/2026).
Nama Z,ee Coffee bukan sekadar merek. Rian menyematkan nama itu dari anak pertamanya, Zeerina, sebagai pengingat bahwa usaha yang dirintisnya bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang masa depan keluarga.
Bagi Rian, Taman Woyogula adalah ruang strategis. Ramainya pengunjung setiap hari menjadi alasan ia memilih lokasi tersebut. Dari sanalah, secangkir kopi perlahan menjadi penghubung antara pelaku UMKM lokal dan denyut ekonomi Kota Maba.
Ia pun mendorong anak muda setempat agar tidak ragu membangun usaha di daerah sendiri. Menurutnya, kunci utama bukan modal besar, melainkan keberanian memulai dan kemampuan membaca peluang.
“Banyak peluang usaha di Kota Maba. Tapi untuk memulai, kita harus pandai melihat potensi yang ada. Di sini ramai, itu peluang,” katanya.
Sebagian besar pelanggan Z,ee Coffee berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), serta rekan-rekan wartawan yang kerap singgah di taman tersebut.
Baca juga: 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Kamis 22 Januari 2026, Ayam Dapat Peluang Karier di Luar Negeri
Menu Favorit yang Jadi Andalan
Z,ee Coffee menawarkan berbagai pilihan minuman coffee dan non-coffee dengan harga terjangkau. Untuk kategori coffee, menu yang paling diminati adalah Kozee (kopi susu Zee) dan coffee gula aren. Sementara non-coffee, matcha latte menjadi pilihan favorit pelanggan.
Keberhasilan kecil yang diraih Rian hari ini menjadi gambaran bahwa di balik geliat industri besar Halmahera Timur, masih ada cerita-cerita sunyi anak muda yang berjuang membangun mimpi dari cangkir kopi.
Bagi Rian, Z,ee Coffee bukan sekadar tempat berjualan, melainkan ruang harapan bahwa dari daerah, anak muda juga bisa tumbuh, bertahan, dan sukses dengan caranya sendiri. (*)
| MB Barbershop di Fala Kanci, Jadi Bagian Gerakan HIPMI Ternate Kurangi Pengangguran |
|
|---|
| Kisah Arifin Samat, Anaknya Jadi Pegawai Pemkab Halmahera Selatan dari Hasil Jualan Gula Aren |
|
|---|
| Pulau Hiri Ternate Angkat Warisan Rempah Lewat Minyak Cengkih, Kini Tembus Pasar Nasional |
|
|---|
| Maksud dan Tujuan Bappeda Halmahera Selatan dan IPB Kunjungi Lapak UMKM Putri Bajo |
|
|---|
| Pengemudi Bentor di Sofifi Nikmati Kenaikan Pendapatan Usai Polda Malut Pindah Kantor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/UMKM-kota-maba-zee-kopi.jpg)