Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Buka Musprov POSSI Malut 2026, Sarbin Sehe Komitmen Berantas Bom Ikan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara berkomitmen melindungi ekosistem laut dari praktik penangkapan ikan ilegal

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
MUSDA - Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, membuka Musprov POSSI Malut tahun 2026, di Emerald Hotel, Ternat. Ia menyatakan akan mengambil langkah konkret untuk menekan aksi pengeboman ikan yang masih terjadi di sejumlah perairan di Maluku Utara, Kamis (22/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen melindungi ekosistem laut dari praktik penangkapan ikan ilegal.
  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyatakan akan mengambil langkah konkret untuk menekan aksi pengeboman ikan yang masih terjadi di sejumlah perairan di Maluku Utara.
  • Penegasan itu disampaikan Sarbin saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Malut tahun 2026, di Emerald Hotel, Ternate, Kamis (22/1/2026).

RILIS

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara berkomitmen melindungi ekosistem laut dari praktik penangkapan ikan ilegal.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyatakan akan mengambil langkah konkret untuk menekan aksi pengeboman ikan yang masih terjadi di sejumlah perairan di Maluku Utara.

Penegasan itu disampaikan Sarbin saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Malut tahun 2026, di Emerald Hotel, Ternate, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Kadis Kominfo Imbau Masyarakat Halmahera Timur Cerdas Konsumsi Informasi, Hindari Hoaks

Menurutnya, ketergantungan daerah terhadap sumber daya alam berbasis tambang tidak dapat berlangsung selamanya. Karena itu, pembangunan ekonomi Maluku Utara ke depan harus diarahkan pada sektor-sektor berkelanjutan, khususnya wisata olahraga atau sport tourism dan pelestarian budaya.

“Keunggulan kita ke depan ada pada olahraga dan wisata bahari. Laut Maluku Utara masih sangat indah dibandingkan banyak daerah lain. Namun kondisi ini terancam oleh sampah dan praktik pengeboman ikan yang merusak ekosistem,” ujar Sarbin.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah akan segera membentuk tim khusus yang melibatkan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan penindakan di wilayah-wilayah rawan. Selain pengawasan di laut, upaya penertiban juga akan menyasar jalur distribusi ikan di darat.

“Kita akan berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan instansi terkait agar pasar-pasar tidak lagi menerima ikan hasil bom. Jika akses pasar ditutup, maka praktik ilegal ini akan berhenti. Pemerintah ingin masyarakat mencari nafkah dengan cara yang lebih humanis dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sarbin juga mengapresiasi POSSI Malut yang dinilai konsisten mempromosikan keindahan bawah laut Maluku Utara selama lebih dari satu dekade.

Ia menilai POSSI memiliki peran strategis, baik dalam menjaga kelestarian laut maupun mencetak atlet selam berprestasi.

Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Sabtu 24 Januari 2026, BMKG Prediksi Berawan di Seluruh Wilayah

“Banyak tamu yang datang ke Maluku Utara, termasuk pejabat pusat, selalu menanyakan lokasi penyelaman terbaik. Ini menunjukkan potensi kita sangat besar. Karena itu, mari kita jaga bersama kelestarian bawah laut Maluku Utara,” katanya.

Sarbin turut memaparkan kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang masih dalam tahap pemulihan. Ia mendorong seluruh cabang olahraga, termasuk KONI Malut, lebih inovatif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pengurus pusat cabang olahraga guna memperoleh dukungan anggaran dan fasilitasi kegiatan.

“Saya berharap Musprov ini menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang sejalan dengan visi dan arah pembangunan pemerintah daerah,” pintanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved