Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

2 Ruko di Desa Wayo Taliabu Ambruk Akibat Abrasi, Tanggul Jadi Prioritas

Malada (54), warga Desa Wayo, Taliabu mengaku, sebelumnya pernah dibangun tanggul sebanyak 2 kali namun tak bertahan lama

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
ABRASI: Dua ruko di pesisir pantai Desa Wayo, Pulau Taliabu longsor akibat abrasi, Senin (27/1/2026). Amatan Tribunternate.com, bangunan ruko tersebut sudah tidak lagi dihuni pemiliknya usai lantai dasar (fondasi) ambruk dan longsor tahun lalu 

Ringkasan Berita:1. Gelombang laut menghantam 2 rumah toko (Ruko) di pesisir pantai Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat
2. Bangunan ruko tersebut sudah tidak lagi dihuni pemiliknya usai lantai dasar (fondasi) ambruk dan longsor tahun lalu
3. Amatan Tribunternate.com, Selasa (27/1/2026), lebih dari 5 ruko dan rumah warga dilokasi terancam ambruk

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Gelombang laut (abrasi) menghantam 2 rumah toko (Ruko) di pesisir pantai Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Bangunan ruko tersebut sudah tidak lagi dihuni pemiliknya usai lantai dasar (fondasi) ambruk dan longsor tahun lalu.

Amatan Tribunternate.com, Selasa (27/1/2026), lebih dari 5 ruko dan rumah warga dilokasi terancam ambruk karena abrasi.

Malada (54), warga sekitar mengaku, sebelumnya pernah dibangun tanggul sebanyak 2 kali namun tak bertahan lama.

Baca juga: 94 Warga Pulau Taliabu Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

"Sudah pernah dibangun tanggul disini dulu 2 kali, tapi ombak hantam tidak lama patah, "katanya kepada Tribunternate.com.

Sebagai warga yang bermukim disitu, Malada menilai untuk mengantisipasi abrasi ombak tidak cukup hanya membangun tanggul, harus dibarengi dengan pembangunan pemecah ombak.

"Kalau yang bagusnya itu mereka bangun pemecah ombak dulu, setelah itu baru bangun tanggul supaya kuat"

"Karena sama saja sudah bangun tanggul tapi tidak tahan lama patah lagi, "ujarnya.

Atas hal itu, Malada berharap Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus segera membangun pemecah ombak dan tanggul, agar tidak terdampak abrasi yang bisa melebar ke pemukiman.

"Harapan kami sebagai masyarakat, supaya pemerintah daerah mencari solusi supaya tidak abrasi di sini."

"Karena kalau tidak bangun tanggul dan pemecah ombak, bisa-bisa abrasi sampai ke jalan dan rumah warga, "pintanya.

Abrasi adalah

Abrasi merupakan proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh tenaga gelombang laut, arus laut dan pasang surut yang merusak, sering disebut sebagai erosi pantai.

Fenomena ini mengakibatkan berkurangnya garis pantai dan hilangnya daratan akibat terganggunya keseimbangan alam.

Abrasi dapat diperparah oleh aktivitas manusia seperti penambangan pasir. 

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved