Minggu, 3 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Kontraktor Proyek Jembatan Fangahu Taliabu Keluar Daerah, Upah Pekerja Diabaikan

Kurang lebih sudah satu minggu tak ada progres pembangunan di proyek Jembatan Fangahu, Pulau Taliabu

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
PROYEK: Proyek Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu mandek, Jumat (30/1/2026). Proyek ini terhenti karena 2 faktor yaitu bahan material kurang dan upah pekerja belum dibayar lunas 
Ringkasan Berita:1. Proyek Jembatan Fangahu, Pulau Taliabu, Maluku Utara sementara di setop
2. Kurang lebih sudah satu minggu tak ada progres pembangunan dilokasi jembatan tersebut
3. Ada 2 faktor jembatan tidak berlanjut yakni bahan material kurang dan upah kerja belum dibayar lunas

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Proyek Jembatan Fangahu, Pulau Taliabu, Maluku Utara sementara di setop.

Kurang lebih sudah satu minggu tak ada progres pembangunan dilokasi jembatan tersebut.

Atno (43), salah satu pekerja menyampaikan informasi ini kepada Tribunternate.com, Jumat (30/1/2026).

Katanya, ada 2 faktor jembatan tidak berlanjut yakni bahan material kurang dan upah kerja belum dibayar lunas.

Baca juga: 3 Kali Kebakaran Hutan Sepanjang Januari 2026, Satpol PP dan Damkar Taliabu Keluarkan Imbauan

"Katanya bahan material kurang sehingga belum lanjut kerja."

"Kalau saya dan satu rekan saya, kami bagian dompeng netralisasi air di jembatan, "ungkapnya saat dijumpai dilokasi kerja.

Sambung Atno, upah kerja mereka sesuai kontrak sebesar Rp 65 juta belum dibayar lunas.

PROYEK: Proyek Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu mandek, Jumat (30/1/2026)
PROYEK: Proyek Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu mandek, Jumat (30/1/2026) (TribunTernate.com/Laode Havidl)

Pihak CV Rizky Alief Putra baru membayar upah kerja senilai Rp 32 juta dan sisanya dijanji tanpa kejelasan.

Sementara Eko Winarno selaku penanggungjawab semua itu kabarnya sedang berangkat ke luar daerah.

"Saya sudah hubungi Mas Eko Winarno (Direktur CV Rizky Alief Putra), dia janji mau lunasi sisa upah Senin kemarin, tapi belum juga," ujarnya.

Dia mengaku, selama beberapa hai telah menghubungi Eko Winarno terkait sisa upah kerja itu.

Namun, Eko Winarno tak merespons telepon maupun pesan whatsApp nya hingga sekarang.

Baca juga: 3 Kali Kebakaran Hutan Sepanjang Januari 2026, Satpol PP dan Damkar Taliabu Keluarkan Imbauan

"Mas itu hanya janji dan tidak bayar, kasihan kita ini juga butuh makan dan hidupi anak istri."

"Saya berharap, pihak kontraktor segera melunasi upah saya dalam minggu ini, "pungkasnya.

Terpisah, Direktur CV Rizky Alief Putra Eko Winarno belum merespon pesan WhatsAapp dari Tribunternate.com hingga berita ini ditulis. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved